Sinergi Ketua IBI dan Pemerintah Perkuat Layanan Kesehatan Ibu Anak

  • 25 Jun 2026 07:34 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Pro 1 RRI Lhokseumawe sukses menyelenggarakan program "Dialog Lhokseumawe Pagi Ini" bertepatan dengan momentum peringatan Hari Bidan Nasional pada Rabu, 24 Juni 2026. Acara yang mengusung tema besar "Bidan Garda Terdepan Kesehatan Ibu dan Anak". Dialog interaktif ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Ketua IBI Kota Lhokseumawe, Bd. Nyanyak Meutia, Str.Keb, dan Subkoordinator Kesehatan Keluarga dan Gizi, Bd. Zahara, S.SiT., MMKes., M.Keb.

Dalam rangkuman poin penting pertama, Ketua IBI Kota Lhokseumawe, Bd. Nyanyak Meutia, Str.Keb, menegaskan komitmen seluruh jajaran bidan di daerah untuk terus bertransformasi meningkatkan kompetensi profesionalitasnya. Beliau menyampaikan bahwa bidan bukan sekadar penolong persalinan, melainkan pendamping setia dalam seluruh siklus kesehatan reproduksi perempuan. IBI Lhokseumawe terus berupaya membekali para anggotanya dengan pelatihan klinis terbaru guna memastikan setiap ibu mendapatkan pelayanan medis yang aman, higienis, dan sesuai standar kedokteran terkini demi menekan angka mortalitas ibu melahirkan.

Sementara itu, dari aspek kebijakan klinis dan status nutrisi daerah, Bd. Zahara, S.SiT., MMKes., M.Keb selaku perwakilan dari unsur kesehatan pemerintah menyoroti peran taktis bidan dalam program percepatan penurunan stunting. Menurutnya, bidan yang tersebar hingga tingkat desa adalah ujung tombak terbaik dalam mengawal fase 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kerja sama di lapangan meliputi monitoring asupan gizi ibu hamil secara berkala, edukasi pemberian ASI eksklusif, serta pendampingan langsung ke posyandu untuk mendeteksi dini indikasi gangguan tumbuh kembang pada balita.

Kombinasi pemikiran dari kedua narasumber ini melahirkan sebuah kesimpulan penting bahwa tantangan kesehatan wilayah tidak dapat diselesaikan secara parsial melainkan harus kolaboratif. Penguatan organisasi profesi (IBI) yang didukung penuh oleh regulasi serta program gizi dari dinas terkait menjadi pilar utama pembentukan ketahanan kesehatan keluarga di Kota Lhokseumawe. Selain itu, keterlibatan aktif dari kader posyandu di akar rumput dipandang mampu mempermudah bidan dalam mendeteksi dan mengintervensi masalah kesehatan warga secara lebih cepat dan akurat.

Melalui dialog edukatif yang berjalan dinamis selama satu jam penuh ini, kedua narasumber sepakat menyampaikan refleksi akhir serta pesan penutup bagi masyarakat luas dan rekan sejawat profesi. Mereka mengimbau agar para ibu hamil tidak ragu untuk memeriksakan kandungannya secara rutin ke fasilitas kesehatan atau bidan terdekat demi keselamatan bersama. Siaran interaktif Hari Bidan Nasional ini ditutup dengan harapan besar agar dedikasi mulia para bidan di Kota Lhokseumawe dapat terus didukung secara konsisten oleh seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintah daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....