Kenapa Madu Tetap Baik meski Disimpan Lama?

  • 30 Mei 2026 19:36 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Madu sering disebut sebagai salah satu makanan yang bisa bertahan sangat lama. Tidak sedikit orang yang percaya madu tidak memiliki masa kedaluwarsa. Anggapan ini muncul karena sejumlah temuan menunjukkan madu yang disimpan selama bertahun-tahun bahkan puluhan tahun masih dapat digunakan dengan baik. Namun, benarkah madu benar-benar tidak bisa basi?

Secara ilmiah, di lansir dari, National Honey Board, Smithsonian Institution, dan United States Department of Agriculture (USDA), Madu memiliki karakteristik yang membuatnya berbeda dari kebanyakan makanan. Kandungan gula yang tinggi dan kadar air yang rendah menciptakan lingkungan yang sulit ditumbuhi bakteri maupun jamur. Selain itu, madu juga mengandung senyawa alami yang bersifat antibakteri. Inilah yang membuat madu murni mampu bertahan dalam waktu sangat lama jika disimpan dalam kondisi yang tepat.

akan tetapi, madu tetap bisa mengalami penurunan kualitas. Jika tercampur air, terkena udara lembap, atau disimpan dalam wadah yang tidak tertutup rapat, madu dapat mengalami fermentasi. Tanda-tandanya antara lain muncul aroma asam, rasa yang berubah, hingga gelembung pada permukaan madu. Kondisi tersebut menunjukkan madu tidak lagi berada dalam kualitas terbaik untuk dikonsumsi.

Karena itu, penyimpanan yang benar menjadi kunci utama menjaga kualitas madu. Simpan madu dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan air. Jika muncul kristal pada madu, tidak perlu khawatir karena itu merupakan proses alami dan bukan tanda kerusakan. Jadi, madu memang dikenal sangat awet, tetapi tetap membutuhkan penyimpanan yang baik agar manfaat dan kualitasnya tetap terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....