Pemkab Aceh Utara Gandeng MER-C Perkuat Sistem Kegawatdaruratan Medis
- 07 Mei 2026 23:12 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID,Aceh Utara - Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui Dinas Kesehatan memperkuat kapasitas tenaga medis dalam sistem kegawatdaruratan dengan menggandeng organisasi kemanusiaan MER-C Indonesia dan MER-C Training Center (MTC).
Langkah strategis ini diwujudkan melalui pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) dan Workshop Fundamental Emergency Response in Maternal, Neonatal and Children (FER in MNC) yang berlangsung di Aceh Utara pada 27 April hingga 6 Mei 2026.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Aceh Utara, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi ini merupakan bagian dari upaya menaikkan kelas RSUD dr. Muchtar Hasbi sebagai rumah sakit rujukan.
"Ilmu dan keterampilan yang diperoleh harus diimplementasikan dalam pelayanan sehari-hari. Tenaga kesehatan kita harus siap menjadi buffer atau penyangga pelayanan kesehatan, terutama dalam menghadapi kondisi kedaruratan dan bencana," ujarnya di Aceh Utara, Rabu 6 Mei 2026.
Pelatihan ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri atas 25 perawat dan 25 bidan yang berasal dari RSUD dr. Muchtar Hasbi serta 32 Puskesmas di wilayah Kabupaten Aceh Utara. Selama kegiatan, para peserta dibekali penguatan teori, skill station, hingga simulasi penanganan kegawatdaruratan medis.
Sementara itu, Representatif MER-C Indonesia, Ira Hadiati, S.H., mengapresiasi antusiasme para tenaga kesehatan di daerah tersebut. Pihaknya berharap kolaborasi ini dapat membangun budaya pelayanan emergensi yang cepat, tepat, dan terintegrasi.
"Selain kompetensi klinis, kegiatan ini juga memperkuat jejaring koordinasi antar-fasilitas kesehatan. Harapannya, sistem rujukan dari Puskesmas ke rumah sakit menjadi lebih efektif," kata Ira.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap capaian peserta, MER-C Indonesia juga menyerahkan bantuan Bidan Kit kepada sejumlah peserta terbaik guna menunjang pelayanan kebidanan dan penanganan kegawatdaruratan maternal serta neonatal di lapangan.
Adapun peserta terbaik pada pelatihan BTCLS diraih oleh Ns. Mei Daliatun, Teuku Muhammad Muzammil, dan Ns. Fadhlina. Sedangkan pada lokakarya FER in MNC, penghargaan diberikan kepada Bd. Zuraida, Bd. Nurheriani, dan Bd. Wirna.
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menargetkan peningkatan kapasitas SDM ini mampu menciptakan ketahanan sistem kesehatan daerah yang lebih profesional, responsif, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....