Kebiasaan Minum Sambil Berdiri, Benarkah Berisiko bagi Ginjal?

  • 26 Apr 2026 14:43 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Kebiasaan minum sambil berdiri kerap dianggap sepele dalam aktivitas sehari-hari. Namun, belakangan muncul anggapan bahwa kebiasaan ini dapat berdampak pada kesehatan, khususnya organ ginjal. Lantas, benarkah hal tersebut?

Dalam berbagai sumber kesehatan, tidak ditemukan bukti ilmiah kuat yang menyatakan bahwa minum sambil berdiri secara langsung merusak ginjal. Ginjal sendiri merupakan organ yang berfungsi menyaring darah dan membuang zat sisa melalui urine, dan proses ini tidak dipengaruhi secara signifikan oleh posisi tubuh saat minum.

Meski demikian, sebagian ahli menyebut bahwa posisi duduk saat minum dapat memberikan kenyamanan lebih bagi tubuh. Saat duduk, aliran cairan yang masuk ke dalam tubuh cenderung lebih stabil, sehingga membantu sistem pencernaan bekerja lebih optimal. Hal ini berkaitan dengan proses penyerapan air yang terjadi secara bertahap.

Sebaliknya, minum dalam posisi berdiri sering dilakukan secara terburu-buru. Kebiasaan ini bisa membuat seseorang menelan air dalam jumlah banyak sekaligus, yang dalam beberapa kasus dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada lambung. Meski tidak berbahaya bagi ginjal, kondisi ini tetap dapat memengaruhi kenyamanan tubuh.

Di sisi lain, budaya dan anjuran tertentu juga mendorong kebiasaan minum sambil duduk sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Selain faktor kesehatan, hal ini juga dianggap sebagai bentuk kehati-hatian dan kesadaran dalam memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

Para tenaga kesehatan menekankan bahwa hal terpenting bukanlah posisi saat minum, melainkan kecukupan asupan cairan setiap hari. Tubuh membutuhkan air dalam jumlah cukup untuk menjaga fungsi organ tetap berjalan dengan baik, termasuk ginjal.

Kekurangan cairan justru menjadi faktor utama yang dapat memicu gangguan ginjal. Dehidrasi dalam jangka panjang dapat menyebabkan penurunan fungsi ginjal dan meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal. Oleh karena itu, memastikan tubuh tetap terhidrasi jauh lebih penting dibandingkan memperdebatkan posisi minum.

Selain itu, kualitas air yang dikonsumsi juga perlu diperhatikan. Air bersih dan aman menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Kebiasaan minum sambil berdiri tidak serta-merta berbahaya bagi ginjal. Namun, membiasakan diri untuk minum dengan tenang dan tidak terburu-buru tetap dianjurkan demi kenyamanan dan keseimbangan tubuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....