Fokus Penanggulangan TB, Dinkes Aceh Utara Sasar Wilayah Padat Penduduk

  • 08 Apr 2026 13:22 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Utara terus mengintensifkan upaya penemuan dan penanganan kasus Tuberkulosis (TB). Saat ini, pihaknya memberikan perhatian khusus pada wilayah-wilayah pemukiman padat penduduk, serta daerah perbatasan yang rawan penularan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Aceh Utara, dr. Ferianto, menyebutkan beberapa lokasi yang menjadi prioritas saat ini antara lain, Jambo Aye, Langkahan, hingga Lhok beringen.

"Kita fokus ke wilayah dekat perkebunan atau kehutanan, Kenapa? Karena penghuninya kan kontaknya lebih dekat, rumahnya bersebelahan. Belum semua terdata dengan baik, sehingga penyakit-penyakit yang ada belum terdeteksi sempurna," ujar dr. Ferianto, Rabu 8 April 2026.

Untuk menjangkau masyarakat luas, Dinkes Aceh Utara mengaktifkan kembali program Cek Kesihatan Gratis (CKG) di seluruh Poskesdes dan Puskesmas. Ia menjelaskan, meski masyarakat sering mengira CKG adalah medical check-up lengkap seperti di laboratorium swasta, namun pada dasarnya program ini bertujuan melakukan skrining dasar secara bertahap.

"Masyarakat bayangkan CKG itu cek lab lengkap. Sebenarnya tidak begitu, tapi satu-satu program. Kalau sudah datang, kita ajak cek tensi, cek gula darah, dan skrining TBC. Nanti hasilnya kita masukkan ke data pribadi pasien," jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....