Puskesmas Tanah Jambo Aye Gencarkan Edukasi dan Skrining TB

  • 02 Apr 2026 20:19 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID,Aceh Utara – Puskesmas Tanah Jambo Aye terus memperkuat upaya penanganan penyakit Tuberkulosis (TB) melalui edukasi kepada masyarakat serta pengawasan ketat terhadap pasien dalam menjalani pengobatan.

Kepala Puskesmas Tanah Jambo Aye, Yusriadi, mengatakan pihaknya menerapkan sistem Pengawas Minum Obat (PMO) bagi setiap pasien TB. PMO umumnya berasal dari keluarga terdekat pasien yang bertugas mengingatkan dan memastikan pasien rutin mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter.

“Biasanya keluarga yang kita libatkan sebagai pengawas, karena mereka yang paling dekat dan bisa memantau langsung agar pasien tidak putus obat,” kata Yusriadi. Saat dikonfirmasi RRI, Rabu 2 April 2026.

Ia menjelaskan, kepatuhan minum obat menjadi kunci utama dalam penyembuhan TB sekaligus mencegah penularan. Namun di lapangan, pihaknya masih menghadapi tantangan berupa stigma masyarakat terhadap penyakit tersebut.

Menurutnya, istilah TBC kerap menimbulkan rasa malu dan minder bagi pasien. Oleh karena itu, tenaga kesehatan menggunakan pendekatan bahasa yang lebih ringan saat melakukan sosialisasi.

“Kadang kita gunakan istilah TB paru supaya tidak terlalu sensitif. Karena masih ada anggapan pasien TBC akan dijauhi, padahal jika sudah rutin minum obat, penularannya bisa dicegah,” ujarnya.

Selain pelayanan di dalam gedung, Puskesmas Tanah Jambo Aye juga aktif melakukan kegiatan di luar gedung dengan turun langsung ke lapangan. Tim kesehatan melakukan skrining terhadap keluarga pasien, khususnya yang tinggal satu rumah.

Langkah ini dilakukan untuk mendeteksi dini potensi penularan, mengingat kontak erat dalam satu rumah menjadi faktor utama penyebaran TB.

“Kalau ada satu anggota keluarga yang terdiagnosis, maka seluruh anggota keluarga akan kita lakukan pemeriksaan agar bisa ditangani lebih cepat,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....