Mengapa Konsumsi Kopi Sebaiknya Dibatasi saat Puasa?
- 28 Feb 2026 14:23 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Kurangi Kopi Saat Puasa, Ini Alasannya Menurut Ahli Kesehatan
Bulan Ramadan menjadi momen bagi umat Muslim untuk menahan lapar dan haus sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Namun, selain menahan makan dan minum, para ahli juga menganjurkan agar konsumsi kopi dikurangi selama berpuasa. Anjuran ini bukan tanpa alasan. Kopi mengandung kafein yang bersifat diuretik ringan, yaitu dapat merangsang tubuh untuk lebih sering buang air kecil. Akibatnya, tubuh lebih mudah kehilangan cairan dan berisiko mengalami dehidrasi, terutama jika diminum saat sahur. Kondisi ini bisa membuat seseorang merasa lebih cepat haus dan lemas di siang hari.
Selain itu, kafein juga dapat meningkatkan produksi asam lambung. Saat perut kosong dalam waktu lama, asam lambung yang meningkat dapat memicu rasa tidak nyaman seperti perih, mual, atau bahkan gangguan lambung bagi sebagian orang. Tak hanya itu, konsumsi kopi berlebihan saat malam hari setelah berbuka juga bisa mengganggu kualitas tidur. Padahal, selama Ramadan tubuh membutuhkan istirahat yang cukup agar tetap bugar menjalani aktivitas dan ibadah.
Menurut rekomendasi dari World Health Organization, asupan kafein sebaiknya dibatasi karena konsumsi berlebihan dapat berdampak pada kualitas tidur, keseimbangan cairan tubuh, serta meningkatkan rasa gelisah pada sebagian orang. Oleh karena itu, selama puasa disarankan untuk mengurangi kopi secara bertahap, memperbanyak minum air putih saat berbuka hingga sahur, serta memilih minuman yang lebih ramah bagi lambung seperti air hangat atau susu rendah lemak.
Mengurangi kopi selama Ramadan, tubuh dapat lebih terjaga hidrasi dan kesehatannya, sehingga ibadah puasa bisa dijalani dengan lebih nyaman dan optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....