Khitan Modern Minim Nyeri Jadi Pilihan Warga saat Ramadhan
- 26 Feb 2026 10:07 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID Lhokseumawe - Jumlah anak yang menjalani khitan di Kota Lhokseumawe mengalami peningkatan selama bulan suci Ramadhan. Momentum libur sekolah serta suasana religius yang kental dimanfaatkan para orang tua untuk mengkhitankan anak mereka.
Owner Rumah Khitan Hasanah, Saiful Kamal, kepada RRI mengatakan bahwa selama bulan puasa terjadi lonjakan pasien dibandingkan hari-hari biasa. Menurutnya, Ramadhan menjadi waktu yang dianggap tepat karena anak-anak memiliki waktu istirahat lebih panjang.
“Selama Ramadhan ini memang ada peningkatan. Jika dibandingkan hari biasa, jumlahnya jauh lebih banyak,” ujar Saiful Kamal saat ditemui di kliniknya yang berlokasi di Desa Panggoi, Kota Lhokseumawe.
Ia menyebutkan, hingga pertengahan Ramadhan, sudah 15 anak menjalani proses khitan di Rumah Khitan Hasanah. Mayoritas pasien merupakan anak usia sekolah dasar yang memanfaatkan momen libur untuk proses pemulihan.
Rumah Khitan Hasanah menjadi salah satu pusat layanan sunat modern yang cukup dikenal masyarakat di Kota Lhokseumawe. Klinik ini menghadirkan metode khitan modern dengan teknologi cauter serta berbagai alat canggih lainnya yang dirancang untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi anak-anak.
Saiful Kamal, menjelaskan pihaknya terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik. Menurutnya, penggunaan alat modern seperti molding atau cetakan clamp yang disesuaikan dengan anatomi penis anak bertujuan menghasilkan khitan yang lebih presisi, simetris, serta estetik.
“Setiap anak memiliki ukuran dan bentuk anatomi yang berbeda, sehingga alat yang digunakan juga harus disesuaikan. Sebelum tindakan, tetap dilakukan pengukuran terlebih dahulu agar hasilnya rapi dan nyaman,” ujarnya.
Ia menjelaskan, metode cauter yang digunakan berbeda dengan metode konvensional maupun laser. Alat cauter bekerja dengan sistem pemotongan tampa pendarahan9 sehingga prosesnya minim perdarahan dan lebih cepat. Selain itu, setelah tindakan, luka ditutup menggunakan lem medis sehingga tidak memerlukan perban maupun alat yang menempel.
Keunggulan lain yang ditawarkan adalah minim nyeri, tanpa verban, serta anak bisa langsung beraktivitas ringan setelah tindakan. Dengan teknik modern tersebut, risiko bengkak dapat ditekan dan hasil sunat terlihat lebih rapi.
Rumah Khitan Hasanah juga mengedepankan standar medis dengan penggunaan alat steril serta ditangani oleh tenaga kesehatan profesional dan bersertifikat. Ruang tindakan disediakan secara khusus, bersih, nyaman, serta menjaga privasi anak dan keluarga.
Tidak hanya fokus pada tindakan medis, pendekatan ramah anak juga menjadi perhatian utama. Selama proses khitan, anak diajak berkomunikasi agar tetap tenang dan tidak tegang. Orang tua pun diperbolehkan mendampingi untuk memberikan rasa aman secara psikologis.
Selain itu, pihak klinik memberikan edukasi perawatan pasca khitan hingga luka benar-benar sembuh. Rumah Khitan Hasanah juga mengutamakan nilai-nilai syariah dalam setiap pelayanannya, dan juga susuai standar medis kesehatan WHO dan standar syariah islam .
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....