Strategi Menjaga Konsistensi Olahraga saat Menjalankan Puasa
- 24 Feb 2026 22:57 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Menjalankan ibadah puasa bukan berarti menghentikan aktivitas fisik sepenuhnya. Justru, olahraga ringan hingga sedang tetap dianjurkan agar tubuh tetap bugar dan metabolisme terjaga. Sejumlah pakar kesehatan menyebutkan bahwa berolahraga saat puasa dapat membantu menjaga massa otot, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mengurangi rasa lemas, asalkan dilakukan dengan cara dan waktu yang tepat.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memilih waktu olahraga yang aman, seperti menjelang berbuka puasa atau setelah salat tarawih. Berolahraga 30–45 menit sebelum berbuka dinilai efektif karena tubuh tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan asupan cairan dan nutrisi kembali. Sementara itu, olahraga setelah tarawih cocok bagi mereka yang memiliki energi lebih setelah berbuka, dengan catatan tidak dilakukan terlalu larut agar waktu istirahat tetap terjaga.
Menjadi perhatian kita bersama bahwa menjaga kesehatan adalah prioritas utama dalam hidup. Selain memperhatikan waktu, jenis olahraga juga perlu disesuaikan. Aktivitas seperti jalan santai, bersepeda ringan, yoga, atau latihan peregangan menjadi pilihan yang relatif aman saat puasa. Intensitas olahraga sebaiknya dikurangi dibanding hari biasa untuk menghindari dehidrasi dan kelelahan berlebih. Penting pula untuk memperhatikan sinyal tubuh; apabila merasa pusing, lemah, atau berdebar tidak normal, sebaiknya segera menghentikan aktivitas dan beristirahat.
Tak kalah penting adalah menjaga pola makan dan minum saat sahur dan berbuka. Konsumsi makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serat, serta cukup cairan akan membantu tubuh tetap bertenaga sepanjang hari. Dengan pengaturan waktu, pemilihan jenis olahraga yang tepat, serta asupan nutrisi yang baik, umat Muslim dapat tetap menjaga kebugaran tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah puasa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....