Warga Keluhkan Nyamuk, Dinkes Lhokseumawe Sarankan Fogging Mandiri

  • 18 Feb 2026 21:51 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lhokseumawe akhirnya memberikan klarifikasi terkait keluhan warga mengenai maraknya serangan nyamuk yang meresahkan masyarakat dalam sepekan terakhir.

Menjawab aduan yang masuk melalui program "Halo RRI" edisi Rabu lalu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Lhokseumawe, Ikhsan memberikan penjelasan resmi pada Selasa 18 Februari 2026. Sebelumnya, seorang warga bernama Wawa menyampaikan kekhawatirannya akan potensi penyakit Malaria dan Demam Berdarah Dengue (DBD) akibat populasi nyamuk yang meningkat tajam.

Ikhsan menjelaskan bahwa pihak Dinas Kesehatan tidak bisa serta-merta melakukan pengasapan atau *fogging* secara massal di pemukiman warga tanpa adanya indikasi medis yang kuat.

"Saat ini tidak tersedia anggaran khusus untuk *fogging* rutin. Tindakan pengasapan hanya akan dilakukan apabila ditemukan kasus baru yang terkonfirmasi secara medis di suatu wilayah," ujar Ikhsan.

Ia menambahkan bahwa *fogging* bukanlah solusi utama pencegahan penyakit, melainkan tindakan darurat untuk memutus mata rantai penularan jika sudah terjadi infeksi.

Bagi masyarakat atau kelompok warga yang tetap menginginkan wilayahnya difogging secara preventif meski belum ada kasus, Dinkes memberikan ruang melalui jalur mandiri. Namun, seluruh biaya operasional akan dibebankan kepada pemohon.

✓ Fogging Pemerintah: Gratis, namun hanya dilakukan jika ada laporan kasus positif DBD/Malaria.

✓ Fogging Mandiri: Tersedia atas permintaan warga dengan biaya yang ditanggung sendiri oleh pihak pemohon.

Penjelasan ini merupakan tindak lanjut dari peran program Halo RRI sebagai wadah *problem solving* bagi warga Lhokseumawe. Melalui program ini, keluhan masyarakat yang sebelumnya belum terkonfirmasi kini mendapatkan jawaban langsung dari instansi terkait.

Dinkes tetap menghimbau masyarakat untuk lebih mengedepankan langkah Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara "3M Plus" (Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang) sebagai cara paling efektif dan efisien dibanding hanya mengandalkan *fogging*.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....