Mengenal Trauma Healing, Proses Pulih dari Luka Batin
- 27 Des 2025 16:02 WIB
- Lhokseumawe
KBRN Lhokseumawe: Trauma healing atau pemulihan trauma kini semakin sering dibicarakan, terutama di kalangan anak muda. Istilah ini merujuk pada proses penyembuhan luka batin akibat pengalaman menyakitkan, seperti bencana alam, kehilangan orang terdekat, kekerasan, hingga tekanan hidup yang berat. Trauma tidak selalu terlihat, namun dampaknya bisa memengaruhi emosi, pikiran, dan perilaku seseorang dalam jangka panjang.
Hanifan Wahyuni, S.POG menjelaskan, trauma muncul ketika seseorang mengalami peristiwa yang membuatnya merasa tidak aman, takut, atau tak berdaya. “Trauma bisa tersimpan di alam bawah sadar. Jika tidak ditangani, ia dapat muncul dalam bentuk kecemasan berlebih, sulit tidur, mudah marah, atau menarik diri dari lingkungan,” ujarnya.
Menurut Hanifan, trauma healing bukan berarti melupakan kejadian buruk yang pernah dialami. Proses ini lebih kepada membantu seseorang berdamai dengan pengalaman tersebut, memahami emosinya, dan kembali merasa aman dengan dirinya sendiri. “Healing adalah soal menerima dan memulihkan, bukan menghapus memori,” jelasnya.
Ada berbagai cara dalam proses trauma healing. Mulai dari bercerita kepada orang yang dipercaya, menulis perasaan, melakukan relaksasi, hingga mendapatkan pendampingan profesional seperti psikolog. Bagi sebagian orang, pendekatan spiritual, seni, atau kegiatan sosial juga bisa membantu mempercepat proses pemulihan.
Hanifan menekankan bahwa setiap orang punya waktu dan cara healing yang berbeda. “Tidak ada patokan cepat atau lambat. Yang terpenting adalah mau mengakui luka batin itu ada dan berani mencari bantuan,” katanya. Ia juga mengingatkan agar lingkungan sekitar tidak menghakimi, melainkan memberi ruang aman bagi penyintas trauma.
Trauma healing menjadi penting agar seseorang bisa kembali menjalani hidup dengan lebih sehat secara mental dan emosional. Dengan pemahaman yang tepat dan dukungan yang cukup, luka batin perlahan bisa pulih, dan harapan untuk bangkit kembali tetap terbuka lebar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....