Dampak Makanan Tinggi Gula untuk si Kecil

  • 24 Nov 2025 09:02 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN Lhokseumawe: Di balik rasa manis yang disukai anak-anak, makanan tinggi gula menyimpan risiko yang perlu diwaspadai orang tua. Mulai dari permen, boba, minuman kemasan, roti manis hingga sereal tertentu. Semuanya tampak aman, namun konsumsi berlebih dapat mengganggu tumbuh kembang si kecil.

Dampak Makanan Tinggi Gula Untuk Si Kecil

1. Risiko Gigi Berlubang

Bakteri di mulut sangat menyukai gula. Ketika anak sering mengonsumsi makanan manis,bakteri tersebut menghasilkan asam yang perlahan merusak enamel gigi. Akibatnya, gigi berlubang pun muncul, terutama jika kebiasaan menyikat gigi kurang baik.

2. Berat Badan Mudah Naik

Gula tinggi meningkatkan kalori tanpa memberi rasa kenyang. Anak yang terlalu sering makan minuman manis atau cemilan tinggi gula lebih berisiko mengalami kenaikan berat badan berlebih.

3. Mengganggu Konsentrasi

Konsumsi gula berlebihan dapat menyebabkan lonjakan energi yang drastis, tapi hanya berlangsung sebentar. Setelah itu, anak akan mudah lelah dan sulit fokus. Jika terjadi berulang, kualitas belajar pun bisa menurun.

4. Meningkatkan Risiko Obesitas dan Masalah Metabolik

Dalam jangka panjang, gula berlebih dapat memengaruhi metabolisme tubuh. Hal ini meningkatkan risiko obesitas, resistensi insulin, hingga berbagai gangguan hormon.

5. Mempengaruhi Nafsu Makan

Makanan tinggi gula dapat membuat anak kenyang palsu. Mereka jadi malas makan makanan sehat seperti sayur, buah, protein dan biji-bijian.

6. Potensi Ketergantungan Rasa Manis

Rasa manis memberi efek reward pada otak. Jika terlalu sering diberikan,anak terbiasa dan sulit mengurangi. Akhirnya, makanan yang tidak manis dianggap tidak enak, dan pola makan jadi tidak seimbang.

Sumber: Kementerian Kesehatan RI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....