Anak Diare: Apa Yang Harus Dilakukan?

  • 20 Nov 2025 09:10 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN Lhokseumawe: Diare pada anak adalah kondisi ketika frekuensi buang air besar meningkat dengan tekstur cair. Meski umumnya tidak berbahaya, diare bisa menyebabkan dehidrasi yang berisiko. Karena itu, orang tua perlu tahu langkah cepat dan tepat untuk menanganinya.

1. Kenali Penyebab Diare Pada Anak

Beberapa penyebab yang paling sering, antara lain infeksi virus, infeksi bakteri, alergi makanan, keracunan makanan, tidak cocok susu formula.

2. Prioritaskan Cegah Dehidrasi

Dehidrasi adalah bahaya utama diare pada anak, tanda-tandanya meliputi:

a. Mulut Kering

b. Jarang Buang Air Kecil

c. Mata Cekung

d. Anak Tampak Lemas

3. Berikan Makanan Yang Tepat

Saat diare, anak tetap boleh makan. Berikan makanan yang aman dan mudah dicerna:

a. Bubur atau nasi lembek

b. Pisang

c. Roti atau biskuit

4. Obat Diare, tidak semua anak butuh obat diare. Probiotik dapat membantu memperbaiki flora usus, obat penghambat diare tidak dianjurkan untuk anak.

5. Jaga Kebersihan Untuk Menghindari Penularan

Cucui tangan setelah dari toiler dan sebelum makan, pastikan makanan anak bersih dan matang sempurna.

6. Kapan Harus Ke Dokter?

Segera bawa anak ke fasilitas kesehatan bila diare lebih dari 3 hari, ada darah di feses dan anak tidak mau minum.

Sumber: Buku Pedoman Klinis Anak

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....