Sejarah Lampu Lalu-lintas

  • 30 Jun 2024 21:13 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN, Lhokseumawe : Traffic light atau lampu lalu lintas pertama kali diperkenalkan di London pada 10 Desember 1868, di luar Gedung Parlemen.

Dirancang oleh insinyur kereta api J.P. Knight, lampu ini menggunakan sinyal gas merah dan hijau untuk mengontrol lalu lintas kuda dan kereta. Sayangnya, sistem awal ini mengalami kecelakaan fatal karena kebocoran gas yang menyebabkan ledakan, sehingga penggunaannya dihentikan setelah hanya satu bulan beroperasi.

Pada awal abad ke-20, perkembangan teknologi listrik memungkinkan evolusi lampu lalu lintas menjadi lebih aman dan efisien. Pada tahun 1914, lampu lalu lintas listrik pertama dipasang di Cleveland, Ohio, Amerika Serikat. Sistem ini menggunakan lampu merah dan hijau yang dioperasikan secara manual oleh petugas lalu lintas.

Beberapa tahun kemudian, pada tahun 1920, lampu lalu lintas tiga warna yang mencakup lampu kuning sebagai tanda peringatan diperkenalkan oleh polisi Detroit, William Potts. Potts menggunakan peralatan yang diambil dari rel kereta api untuk menciptakan sistem yang lebih efisien dan mudah dioperasikan.

Seiring berjalannya waktu, lampu lalu lintas menjadi semakin canggih dengan penambahan teknologi sensor dan pengendalian waktu otomatis. Pada tahun 1923, Garrett Morgan, seorang penemu Afrika-Amerika, mematenkan desain lampu lalu lintas dengan sinyal mekanis yang bisa diputar, yang memberikan jeda waktu antara perubahan lampu untuk mengurangi kecelakaan.

Sistem ini menjadi dasar bagi pengembangan lampu lalu lintas modern. Perkembangan ini terus berlanjut dengan pengenalan komputer dan teknologi digital pada akhir abad ke-20, yang memungkinkan pengaturan lalu lintas yang lebih dinamis dan responsif terhadap kondisi jalan.

Saat ini, lampu lalu lintas adalah bagian integral dari sistem transportasi di seluruh dunia. Mereka tidak hanya digunakan untuk mengatur kendaraan, tetapi juga untuk pejalan kaki dan bahkan pengendara sepeda.

Inovasi terbaru termasuk lampu lalu lintas pintar yang dapat berkomunikasi dengan kendaraan otonom dan mengoptimalkan aliran lalu lintas berdasarkan data real-time. Dengan terus berkembangnya teknologi, lampu lalu lintas diharapkan dapat terus beradaptasi untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi di jalan raya global.

Informasi: dari berbagai sumber

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....