Microgreens Jadi Solusi Pangan Sehat Warga Paya Gaboh
- 22 Sep 2026 08:06 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Aceh Utara – Masyarakat Gampong Paya Gaboh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, diperkenalkan dengan teknologi budidaya microgreens sebagai alternatif penyediaan pangan sehat sekaligus peluang usaha berbasis rumah tangga. Senin, 21 September 2026.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut mengusung tema “Penerapan Teknologi Microgreens Berbasis Urban Farming sebagai Upaya Penguatan Ketahanan Pangan dan Ekonomi Masyarakat Gampong Paya Gaboh”.
Kegiatan dilaksanakan tim dosen Universitas Malikussaleh (Unimal) yang diketuai Almuna Ramadhani, S.TP., M.Si., bersama Mira Humaira, S.Si., M.Si., Uchti Nuzul Qhinanti Lubis, S.P., M.Si., Septiarini Zuliati, S.P., M.Si., Dian Arlianty, S.Pd., M.Pd., dan Depita Kardiati, S.Pd., M.Si.

Ketua tim pengabdian, Almuna Ramadhani, menjelaskan microgreens merupakan tanaman muda yang dipanen pada fase awal pertumbuhan dan dapat dibudidayakan dengan lahan terbatas serta peralatan sederhana.
Menurutnya, teknologi tersebut potensial diterapkan di pekarangan rumah karena memiliki masa panen relatif singkat.
“Microgreens dapat dibudidayakan dengan lahan yang terbatas dan menggunakan peralatan yang sederhana. Karena masa panennya relatif singkat, teknologi ini sangat potensial diterapkan masyarakat, baik untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga maupun dikembangkan menjadi peluang usaha,” jelas Almuna.
Dalam pelatihan, peserta mendapatkan pengetahuan mengenai pengenalan microgreens, manfaat dan nilai gizi, pemilihan benih, media tanam, teknik penyemaian, pemeliharaan hingga waktu panen.
Warga juga mengikuti praktik langsung sehingga dapat memahami tahapan budidaya, mulai dari penyemaian hingga perawatan tanaman.
Antusiasme peserta terlihat saat berdiskusi mengenai kebutuhan air, media tanam, perawatan, waktu panen hingga pemanfaatan hasil panen untuk konsumsi keluarga.
Selain ketahanan pangan, tim Unimal turut memperkenalkan potensi ekonomi microgreens. Hasil budidaya dapat dikembangkan menjadi produk segar dan dipasarkan kepada konsumen yang membutuhkan pangan sehat.
Pengembangan pada skala rumah tangga juga dinilai dapat menjadi langkah awal membangun kegiatan produktif masyarakat, mulai dari produksi, pengemasan hingga pemasaran.
Melalui kegiatan tersebut, tim Unimal berharap keterampilan yang diperoleh warga dapat terus diterapkan sehingga pekarangan rumah menjadi lebih produktif sekaligus mendukung ketahanan pangan dan membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....