AI Bisa Membuat Foto dan Video Palsu, Bagaimana Mengenalinya?
- 18 Sep 2026 15:20 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membuat pembuatan foto dan video semakin mudah. Hanya dengan beberapa perintah, AI dapat menghasilkan gambar yang terlihat nyata, bahkan membuat seseorang seolah-olah mengatakan atau melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak pernah terjadi. Teknologi ini bermanfaat dalam berbagai bidang, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk membuat konten palsu.
Salah satu yang perlu diwaspadai adalah deepfake, yakni teknologi yang dapat memanipulasi wajah, suara, atau gerakan seseorang sehingga terlihat meyakinkan.
Kementerian Komunikasi dan Digital mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap konten semacam ini karena dapat digunakan untuk penipuan dan penyebaran informasi yang menyesatkan.
Untuk mengenalinya, masyarakat dapat memperhatikan sejumlah detail dalam foto atau video. Misalnya bentuk tangan dan jari yang terlihat aneh, tulisan yang tidak jelas, pencahayaan atau bayangan yang tidak sesuai, gerakan bibir yang kurang alami, serta ekspresi wajah yang terasa janggal. Namun, tanda-tanda tersebut tidak selalu mudah terlihat karena teknologi AI terus berkembang.
| Baca juga: Samsung Bikin Foldable Makin Beragam |
Selain melihat tampilan visual, penting untuk memeriksa sumber dan konteks konten. Perhatikan siapa yang mengunggah, kapan konten tersebut dibuat, serta apakah informasi yang disampaikan juga diberitakan oleh media terpercaya atau sumber resmi.
Untuk foto yang mencurigakan, pencarian gambar terbalik juga dapat membantu mengetahui apakah gambar tersebut sebenarnya merupakan foto lama yang digunakan kembali dengan konteks berbeda.
Di tengah perkembangan AI, masyarakat tidak harus menjadi ahli teknologi untuk menghindari informasi palsu. Kebiasaan sederhana seperti tidak langsung percaya, memeriksa sumber, membandingkan informasi, dan berpikir sebelum membagikan dapat membantu mencegah penyebaran konten yang menyesatkan. Sebab, foto dan video yang terlihat nyata belum tentu menunjukkan kejadian yang sebenarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....