Pandangan Gen Z dalam Mengukir Prestasi

  • 16 Sep 2026 13:04 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Bagi generasi Z, prestasi di sekolah sering kali masih dikaitkan dengan nilai rapor dan posisi rangking di kelas. Siswa yang memperoleh rangking tinggi kerap dianggap sebagai mereka yang paling berprestasi. Padahal, prestasi dalam pendidikan tidak selalu dapat digambarkan hanya melalui angka dan urutan peringkat. Setiap siswa memiliki kemampuan, minat, serta cara belajar yang berbeda sehingga pencapaiannya juga tidak selalu terlihat dari hasil akademik semata.

Dalam live program Sore Ceria di 95, 2 RRI Pro 2 Fm Lhokseumawe, Eghi Poetra sebagai penyiar menjelaskan selain nilai akademik, prestasi siswa dapat dilihat dari berbagai aspek, seperti kemampuan berorganisasi, olahraga, seni, kepemimpinan, kreativitas, hingga keterampilan berkomunikasi. Seorang siswa yang aktif dalam kegiatan sekolah, mampu memimpin sebuah tim, atau berhasil memenangkan kompetisi di bidang nonakademik juga menunjukkan bentuk pencapaian yang patut diapresiasi. Begitu pula dengan siswa yang mengalami perkembangan signifikan dalam belajar, meskipun belum mendapatkan rangking tertinggi.

Di era digital, Gen Z juga perlu memahami bahwa kemampuan menyelesaikan masalah, bekerja sama, berpikir kritis, menggunakan teknologi secara bijak, serta menghasilkan karya merupakan keterampilan penting. Karena itu, membandingkan prestasi hanya berdasarkan rangking dapat membuat siswa terlalu fokus pada persaingan dan melupakan proses perkembangan dirinya. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana seorang siswa mampu mengenali potensi, memperbaiki kekurangan, dan terus berkembang dari waktu ke waktu.

Rangking dapat menjadi salah satu indikator pencapaian akademik, tetapi bukan satu-satunya ukuran keberhasilan seorang siswa. Sekolah dan keluarga dapat memberikan ruang bagi Gen Z untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki, sekaligus menghargai proses di balik setiap pencapaian. Dengan demikian, prestasi bukan sekadar tentang siapa yang berada di peringkat pertama, melainkan tentang bagaimana setiap siswa bertumbuh, berkarya, dan menggunakan kemampuannya untuk memberikan manfaat bagi lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....