Muhammad Hatta Raih Anugerah Tokoh Pemuda Inspiratif Aceh Utara

  • 14 Sep 2026 11:24 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Aceh Utara - Konsistensinya mendampingi generasi muda, aktif dalam pendidikan, sosial-keagamaan, organisasi, komunikasi publik, adat dan budaya mengantarkan Dr (C). Ir. Muhammad Hatta, SST., MT., CPS., CPPS., CMPS., CCLS., CTRS., CCHS. meraih Anugerah Tokoh Pemuda Inspiratif Aceh Utara 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M. pada malam puncak sekaligus penutupan Milad ke-800 Bumoe Samudera Pasai dan Piasan Pase, Minggu , 13 September 2026.

Sosok yang akrab disapa Bung Hatta itu dinilai konsisten membuka ruang bagi pemuda untuk berkembang, meningkatkan kapasitas, memperluas jejaring, serta berani mengambil peran di tingkat lokal hingga internasional.

Kiprahnya tidak hanya di dunia profesional. Bung Hatta memimpin Komunitas Pemuda Subuh (Kompas) Aceh Utara, aktif dalam Safari Subuh dan Zikir Bersama Tadzkiratul Ummah, serta dipercaya sebagai imam rawatib di dua masjid.

Di bidang profesional, ia mengemban amanah sebagai Koordinator Humas dan Kerja Sama Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL), Ketua Forum Humas Politeknik Negeri se-Indonesia dan Ketua Forum Humas Perguruan Tinggi Aceh.

Kemampuan komunikasi publik juga membuatnya aktif sebagai narasumber, moderator dan master of ceremony dalam berbagai forum. Ia turut dipercaya dalam sejumlah organisasi profesi dan kemasyarakatan, termasuk ICMI, IKAPOLINEL, PII, KNPI dan Majelis Adat Aceh.

Pengabdiannya juga mendapat penghargaan negara melalui Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden RI Prabowo Subianto pada 2026.

Bung Hatta menilai penghargaan tersebut bukan sekadar apresiasi, tetapi amanah untuk terus memberi manfaat dan mendorong generasi muda agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas, adat dan nilai-nilai keislaman.

“Pemuda harus terus meningkatkan kapasitas, membangun jejaring, berintegritas dan berani mengambil peran,” menjadi semangat yang terus dibawanya dalam berbagai ruang pengabdian.

Penghargaan di momentum 800 tahun Samudera Pasai itu sekaligus menjadi pesan bahwa generasi muda Aceh Utara bukan hanya pewaris sejarah, tetapi juga penentu masa depan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....