PNL Perkuat Evaluasi VMTS untuk Tingkatkan Mutu Institusi
- 01 Sep 2026 16:51 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) terus memperkuat evaluasi terhadap Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi (VMTS) untuk memastikan setiap program dan kebijakan institusi berjalan sesuai target serta dapat diukur secara berkelanjutan.
Upaya tersebut dibahas dalam rapat evaluasi VMTS PNL yang berlangsung Selasa, 1 September 2026. Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum PNL, Dr. Ir. Zamzami, S.T., M.Eng., IPM, mengatakan evaluasi penting dilakukan untuk mengetahui sejauh mana visi PNL dipahami dan diterapkan oleh sivitas akademika maupun para pemangku kepentingan.
PNL sendiri memiliki visi menjadi perguruan tinggi yang berakhlak, inovatif, unggul, dan berdaya saing global. Zamzami menegaskan, visi tersebut tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan melalui program nyata dan capaian yang dapat diukur.
| Baca juga: Kunci Sukses Menghadapi Ujian dan Kompetisi |
“Pertanyaannya adalah bagaimana kita mengukur visi tersebut. Salah satu langkahnya adalah melalui evaluasi terhadap pemahaman VMTS, baik di lingkungan keluarga besar sivitas akademika PNL maupun para stakeholder,” ujar Zamzami.
Menurutnya, evaluasi VMTS juga menjadi bagian penting dalam mendukung proses akreditasi institusi dan program studi. Karena itu, seluruh unit di lingkungan PNL diharapkan aktif menyediakan data yang dibutuhkan sebagai dasar untuk melihat keberhasilan program sekaligus menentukan bagian yang masih perlu diperbaiki.
Zamzami menambahkan, evaluasi harus menjadi kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun. Dengan evaluasi berkala, PNL dapat mengetahui apakah target yang telah ditetapkan sudah tercapai atau masih membutuhkan penguatan.
| Baca juga: 12 Medali PORSENI Jadi Alarm PNL Naik Level |
“Dalam pelaksanaannya dibutuhkan komitmen bersama. Evaluasi harus dilakukan setiap tahun dan menjadi agenda rutin institusi,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pusat Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (PPMPP) PNL, Dr. Edi Majuar, S.T., M.Eng., mengatakan PNL mulai memperkuat evaluasi melalui digitalisasi data. Sistem tersebut dirancang untuk memudahkan unit kerja memasukkan data sekaligus mempercepat proses pengolahan dan analisis.
Digitalisasi juga memungkinkan evaluasi dilakukan secara lebih terarah, mulai dari analisis SWOT, pengukuran indikator, hingga penyusunan tindak lanjut berdasarkan hasil evaluasi.
“Aplikasi ini akan terus diperbarui sesuai kebutuhan dan perkembangan institusi setiap tahunnya. Tujuannya adalah mempermudah proses pengisian dan pengelolaan data,” jelas Edi.
Dalam sistem tersebut terdapat 11 indikator evaluasi yang disesuaikan dengan kebutuhan akreditasi. Setiap indikator dihubungkan dengan strategi institusi sehingga data yang dikumpulkan tidak sekadar menjadi dokumen, tetapi dapat digunakan untuk menilai efektivitas kebijakan dan program PNL.
Melalui evaluasi yang terukur dan berbasis data, PNL berharap arah pengembangan institusi semakin jelas, kualitas layanan pendidikan terus meningkat, serta visi menjadi perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing global dapat diwujudkan secara nyata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....