Harumkan Nama Aceh di Asia Tenggara, Tiga Santri Tampil di Forum Internasional
- 15 Agt 2026 18:28 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID Lhokseumawe - Tiga putra-putri terbaik asal Aceh sukses membawa nama daerah ke panggung internasional melalui International Conference Santri Mendunia atau ICSM Batch 6. Khairan Rafi, Syarifah Rahmah, dan Siti Arrifa Shabira menjadi delegasi Aceh dalam kegiatan yang berlangsung di tiga negara Asia Tenggara, yakni Malaysia, Singapura, dan Thailand.
Ketiganya datang dari latar belakang pendidikan yang berbeda. Khairan Rafi asal Pidie Jaya merupakan mahasiswa Universitas PTIQ Jakarta sekaligus alumni Dayah Jeumala Amal. Sementara Syarifah Rahmah asal Lhokseumawe merupakan mahasiswa Universitas Malikussaleh dan alumni Dayah Tahfidzul Quran Imam Syafi’i. Adapun Siti Arrifa Shabira asal Lhokseumawe merupakan mahasiswa UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe sekaligus alumni Dayah Misbahul Ulum.
Kehadiran mereka bukan sekadar menjadi peserta, tetapi juga membawa misi memperkenalkan sosok santri Aceh yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Di tengah lingkungan internasional, ketiganya menunjukkan bahwa santri tidak hanya identik dengan pendidikan agama, tetapi juga memiliki wawasan luas, kemampuan akademik, keberanian berpendapat, serta siap bersaing di tingkat Asia Tenggara.
Selama rangkaian ICSM Batch 6, para delegasi mengikuti berbagai agenda akademik dan kunjungan pendidikan lintas negara. Di Singapura, mereka berkesempatan mengunjungi Singapore Management University atau SMU, sedangkan di Malaysia rombongan menyambangi International Islamic University Malaysia atau IIUM. Agenda utama kemudian berlangsung di Kuala Lumpur melalui presentasi paper dan debat akademik yang mempertemukan peserta dari berbagai latar belakang.
Di forum tersebut, Khairan, Syarifah, dan Arrifa mendapat kesempatan menyampaikan gagasan sekaligus menguji kemampuan berpikir kritis di hadapan peserta internasional. Pengalaman ini menjadi ruang belajar yang berbeda dari suasana perkuliahan biasa. Mereka juga menikmati eksplorasi budaya dengan mengunjungi sejumlah ikon Asia Tenggara, seperti Merlion di Singapura dan Menara Kembar Petronas atau KLCC di Kuala Lumpur.
Partisipasi tiga delegasi Aceh dalam ICSM Batch 6 menjadi bukti bahwa generasi muda Aceh memiliki potensi untuk tampil dan bersaing di panggung global. Prestasi ini sekaligus menjadi inspirasi bagi para santri dan anak muda lainnya agar tidak ragu membawa ide, budaya, serta nilai-nilai daerah ke level internasional. Dari Aceh untuk Asia Tenggara, mereka membuktikan bahwa santri juga bisa mendunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....