Prodi ASP PNL Raih Akreditasi Unggul LAMEMBA
- 13 Agt 2026 13:51 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Program Studi Akuntansi Sektor Publik (ASP) Program Sarjana Terapan Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) kembali meneguhkan komitmennya dalam menjaga mutu pendidikan vokasi setelah resmi meraih Akreditasi Unggul dari Perkumpulan Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA).
Predikat tersebut ditetapkan melalui Keputusan LAMEMBA Nomor 225/DE/A.5/LAMEMBA-U/VIII/2026. Sertifikat yang ditetapkan di Jakarta pada 7 Agustus 2026 itu menyatakan Program Studi Akuntansi Sektor Publik PNL terakreditasi Unggul.
Capaian ini menjadi tonggak penting bagi PNL. Akreditasi Unggul tidak hanya menjadi pengakuan terhadap kualitas akademik, tetapi juga mencerminkan proses panjang dalam membangun budaya mutu, memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memastikan pendidikan vokasi tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.
Direktur PNL, Dr. Ir. Rizal Syahyadi, S.T., M.Eng.Sc., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam pencapaian tersebut.
Menurutnya, predikat Unggul merupakan buah dari kerja kolektif yang melibatkan jajaran pimpinan, Pusat Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (PPMPP), Jurusan Bisnis, Program Studi ASP, dosen, tenaga kependidikan, Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, unit penunjang akademik, bagian dan subbagian, serta seluruh pihak yang mendukung proses akreditasi.
«“Capaian ini tidak lahir dari kerja satu atau dua orang, tetapi dari kebersamaan, ketekunan, dan kesungguhan seluruh unsur PNL,” ujarnya.»
Rizal menegaskan, Akreditasi Unggul harus dipandang sebagai amanah untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas secara berkelanjutan. Ia juga mengapresiasi dukungan dunia usaha dan dunia industri, pemerintah, alumni, pengguna lulusan, asosiasi profesi, serta para mitra yang selama ini ikut memperkuat pengembangan Prodi ASP.
“Kami ingin kepercayaan dari stakeholder dijawab melalui kualitas lulusan dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Akademik dan Sistem Informasi PNL, Dr. (C). Muhammad Arhami, S.Si., M.Kom., mengatakan Akreditasi Unggul merupakan refleksi semakin kuatnya budaya mutu di lingkungan PNL.
Menurutnya, akreditasi tidak boleh berhenti pada pencapaian predikat. Sebaliknya, status tersebut harus menjadi instrumen untuk memastikan proses akademik berlangsung terukur, terdokumentasi, relevan, serta terus mengalami perbaikan.
«“Akreditasi Unggul harus kita maknai sebagai pengakuan sekaligus tanggung jawab. Setelah predikat ini diperoleh, tantangan berikutnya adalah bagaimana mempertahankan dan meningkatkan kualitas,” ujar Muhammad Arhami.»
Ia menambahkan, penguatan mutu akademik juga harus berjalan seiring dengan pemanfaatan teknologi dan sistem informasi. Data akademik, capaian pembelajaran, kinerja lulusan, masukan stakeholder, hingga perkembangan kebutuhan dunia kerja perlu menjadi bagian dari ekosistem akademik untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
“Kita ingin membangun budaya mutu yang hidup, bukan sekadar memenuhi standar. Setiap capaian harus menjadi bahan evaluasi, setiap evaluasi menjadi dasar perbaikan,” katanya.
Ketua Jurusan Bisnis PNL, Diana, S.E., M.Si., Ak., CA, menyebut predikat Unggul memiliki makna istimewa bagi Prodi ASP. Pasalnya, program studi tersebut tergolong baru dan pada 2026 baru melahirkan lulusan pertamanya.
Menurut Diana, keberhasilan meraih Akreditasi Unggul pada fase awal perjalanan Prodi ASP menjadi tonggak penting sekaligus validasi atas keseriusan PNL dalam membangun program studi yang memenuhi standar mutu, kebutuhan dunia kerja, dan tuntutan sektor publik.
«“Predikat Unggul ini sangat istimewa karena ASP merupakan program studi yang relatif baru dan tahun ini baru meluluskan lulusan pertamanya. Capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus amanah untuk terus bertumbuh dan memperbaiki diri,” ujarnya.»
Diana juga menyampaikan apresiasi kepada mitra industri, instansi pemerintah, asosiasi profesi, pengguna lulusan, serta stakeholder yang telah memberikan dukungan dalam pengembangan ASP.
Ia menilai keterlibatan mitra penting untuk menyelaraskan pembelajaran dengan kebutuhan lapangan, memperkaya pengalaman mahasiswa, serta memastikan kompetensi lulusan tetap relevan.
“Mitra bukan sekadar bagian dari proses, tetapi menjadi bagian dari ekosistem yang ikut membentuk kualitas lulusan. Kolaborasi akan terus kami perkuat agar ASP tidak hanya unggul dalam akreditasi, tetapi juga unggul dalam menghasilkan lulusan yang mampu memberi nilai tambah bagi dunia kerja dan masyarakat,” tutur Diana.
Dengan diraihnya Akreditasi Unggul tersebut, Prodi Akuntansi Sektor Publik PNL kini memiliki pijakan yang semakin kuat untuk melanjutkan pengembangan pendidikan vokasi yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan sektor publik serta dunia kerja.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....