Pemuda Aceh Jangan Sekadar Konsumen Teknologi

  • 11 Agt 2026 22:06 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe — Medan perjuangan generasi muda hari ini tidak lagi berada di medan perang, melainkan di ruang digital yang bergerak tanpa batas. Tokoh pemuda sekaligus Humas RS Arun Lhokseumawe, Rahmadi M. Ali, mengingatkan pemuda Aceh agar tidak berhenti sebagai pengguna teknologi, tetapi berani menjadi pencipta. Selasa, 11 Agustus 2026.

Menurut Rahmadi, kecerdasan buatan atau AI harus dipandang sebagai peluang, bukan ancaman. Teknologi dapat menjadi mesin baru untuk mengembangkan pertanian, perikanan, pariwisata, UMKM hingga pelayanan masyarakat. “Pemuda Aceh harus menjadi pengguna sekaligus pencipta teknologi,” ujarnya.

Namun, teknologi tanpa kapasitas hanya akan menjadikan pemuda sebagai konsumen. Karena itu, Rahmadi mendorong generasi muda memperkuat kemampuan digital, AI, bahasa asing, kewirausahaan, komunikasi dan kepemimpinan. Baginya, ijazah saja tidak cukup untuk memenangkan persaingan di era yang terus berubah.

Di sisi lain, Ia mengingatkan agar kemajuan teknologi tidak membuat pemuda kehilangan karakter. Integritas, disiplin, kepedulian, nasionalisme dan gotong royong harus tetap menjadi fondasi. “Kita boleh maju secara teknologi, tetapi jangan kehilangan karakter sebagai manusia,” katanya.

Rahmadi optimistis pemuda Aceh mampu bersaing hingga tingkat nasional dan global jika berani mengubah posisi dari pengguna menjadi pencipta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....