Akademisi Universitas Malikussaleh Minta Mahasiswa Rawat Nasionalisme

  • 04 Agt 2026 19:18 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Akademisi dari Universitas Malikussaleh, Dr. Yulius Dharma, S.Ag., M.Si, menekankan pentingnya menjaga dan merawat semangat nasionalisme di kalangan generasi muda Indonesia saat ini. Dalam dialog interaktif "Lhokseumawe Pagi Ini" yang disiarkan langsung melalui Studio Pro 1 RRI Lhokseumawe pada Senin, 3 Agustus 2026, ia menyatakan bahwa tantangan zaman modern menuntut pendekatan baru dalam menanamkan cinta tanah air. Pendidikan karakter yang kokoh menjadi fondasi utama agar nilai-nilai kebangsaan tidak luntur tergerus arus globalisasi.

Menurut Yulius, kemerdekaan yang dinikmati bangsa Indonesia hari ini bukan sekadar hadiah, melainkan warisan perjuangan yang harus diisi dengan kontribusi positif. Mahasiswa dan generasi muda tidak boleh bersikap apatis terhadap isu-isu kebangsaan yang berkembang di masyarakat. Melalui mimbar akademik, lembaga pendidikan tinggi memiliki tanggung jawab besar untuk membimbing para mahasiswa agar memiliki kepekaan sosial serta rasa memiliki yang tinggi terhadap keutuhan NKRI.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa implementasi nasionalisme di era digital dapat diwujudkan melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bertanggung jawab. Pemuda harus mampu memfilter informasi yang masuk agar tidak mudah terpecah belah oleh hoaks atau propaganda yang mengancam persatuan. Memanfaatkan ruang digital untuk menyebarkan konten positif tentang budaya lokal dan prestasi bangsa adalah salah satu bentuk konkret dari semangat kemerdekaan masa kini.

Menutup penyampaiannya dalam siaran yang dipandu oleh host Yuna tersebut, Yulius mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum menyambut hari kemerdekaan sebagai ajang refleksi diri. Nasionalisme tidak boleh hanya muncul sebagai seremonial tahunan setiap bulan Agustus saja. Nilai-nilai Pancasila harus diinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju, adil, sejahtera, dan bermartabat di mata dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....