Sekda Pidie Jaya Apresiasi 17 Gampong Jadi Lokasi KKN Mahasiswa

  • 01 Agt 2026 19:27 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID,Pidie Jaya - Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Jaya Dr. Munawar Ibrahim, S. Kp, M. PH diwakili Asisten Pemerintahan, keistimewaan dan Kesejahteraan Aceh Dr. Muzakir, MM. Menerima mahasiswa KKN Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI).di Ruang Rapat Sekda Kantor Bupati Pidie Jaya.

Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 17 gampong pada tiga kecamatan, yakni Jangka Buya, Ulim dan Trienggadeng. Salah satu Kegiatan dalam mendukung pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan pemberdayaan potensi gampong, sehingga kehadiran mahasiswa memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam sambutannya Muzakir menegaskan bahwa, mahasiswa harus terlebih dahulu memahami kondisi, kebutuhan dan potensi masing-masing gampong agar program yang dijalankan tepat sasaran dan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, Serta menghormati adat istiadat, nilai agama dan kearifan lokal masyarakat Aceh, khususnya Pidie Jaya, termasuk tata krama, budaya gotong royong serta peran keuchik, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

“Datanglah dengan ilmu dan adab. Bangun komunikasi, hormati masyarakat dan jadikan kearifan lokal sebagai dasar dalam menjalankan program,” ujarnya.Jumat 31 Juli 2026.


Ia juga meminta mahasiswa memahami bahwa Pidie Jaya masih dalam proses pemulihan pascabencana dan belum seluruh kondisi kembali normal. Karena itu, mahasiswa diharapkan mengedepankan empati, kesabaran dan kepedulian, serta mampu menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan dan berbagai keterbatasan yang ada. Setiap kendala, kata Muzakir, hendaknya diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah bersama pemerintah gampong serta masyarakat.

Dengan harapan semoga KKN UUI menjadi bagian dari penguatan pembangunan dan pemulihan masyarakat secara berkelanjutan. Pesan utama kepada mahasiswa adalah jangan hanya meninggalkan dokumentasi kegiatan, tetapi tinggalkan manfaat yang dapat diteruskan masyarakat.

“Kami berharap mahasiswa pulang membawa pengalaman, sementara masyarakat memperoleh pengetahuan, keterampilan dan manfaat nyata dari kehadiran mereka,” kata Muzakir. (Prokopim/Yuni).

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....