Guru SMAN 1 Lhokseumawe Ajak Generasi Muda Cintai Bahasa Aceh
- 01 Agt 2026 11:38 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID Lhokseumawe – Guru SMAN 1 Lhokseumawe sekaligus penulis buku Bahasa Indatu dan Bahasa dan Sastra Aceh, Hamdani Mulia, mengajak generasi muda untuk mencintai dan melestarikan bahasa daerah sebagai bagian dari identitas dan warisan budaya Aceh. Ia menilai penggunaan bahasa daerah harus terus dipertahankan agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.Sabtu 21 agustus 2026.
Menurut Hamdani, bahasa daerah merupakan jati diri masyarakat yang harus diwariskan kepada generasi penerus. Karena itu, ia berharap para orang tua, guru, dan seluruh elemen masyarakat turut membiasakan penggunaan bahasa Aceh dalam kehidupan sehari-hari agar anak-anak tetap mengenal bahasa ibu mereka.
Ia juga mendorong pemerintah agar bahasa daerah dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah sebagai mata pelajaran muatan lokal. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya mampu berbahasa Aceh, tetapi juga memahami nilai-nilai budaya, adat istiadat, dan kearifan lokal yang terkandung di dalamnya.
Hamdani menegaskan bahwa pelestarian bahasa daerah merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, jika tidak diajarkan sejak dini, dikhawatirkan generasi mendatang akan semakin jauh dari bahasa dan budaya sendiri. Upaya tersebut sekaligus menjadi langkah nyata menjaga identitas budaya Aceh di tengah derasnya arus globalisasi.
Ia berharap pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat dapat bersinergi memperkuat pembelajaran bahasa Aceh di sekolah-sekolah sehingga bahasa daerah tetap hidup, berkembang, dan menjadi kebanggaan generasi muda Aceh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....