606 Siswa Meriahkan Sukma Coding Competition 2026
- 20 Jul 2026 11:12 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Sebanyak 606 siswa dari berbagai daerah mengikuti Sukma Coding Competition 2026 yang diselenggarakan Sekolah Sukma Bangsa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Sekolah Sukma Bangsa sekaligus ulang tahun Pembina Yayasan Sukma, Surya Paloh.
Kompetisi bertema Coding for Surya Paloh ini berlangsung secara hybrid pada 15–18 Juli 2026. Kompetisi tersebut mengusung konsep Unplugged Coding, yakni pembelajaran coding tanpa menggunakan komputer.
Melalui konsep tersebut, peserta diajak melatih kemampuan berpikir logis, kreatif, bekerja sama, serta memecahkan berbagai tantangan secara kolaboratif dan menyenangkan.
Pelaksanaan kompetisi dibagi berdasarkan jenjang pendidikan. Untuk tingkat sekolah dasar (SD), kegiatan berlangsung di Sekolah Sukma Bangsa Pidie pada 15 Juli 2026. Sementara jenjang sekolah menengah pertama (SMP) digelar di Sekolah Sukma Bangsa Bireuen pada 17 Juli 2026. Sementara kompetisi tingkat sekolah menengah atas (SMA) diselenggarakan di Sekolah Sukma Bangsa Lhokseumawe dan Sigi pada 18 Juli 2026.
Selain diikuti siswa dari lingkungan Sekolah Sukma Bangsa, kompetisi juga melibatkan sejumlah sekolah mitra yang telah menggunakan Tangible Coding Kit. Beberapa sekolah mitra di Kota Palu, Sulawesi Tengah, turut berpartisipasi pada kompetisi jenjang SMA sehingga memperluas jangkauan kegiatan hingga lintas daerah.
Ketua panitia Sukma Coding Competition 2026, Alimuddin mengatakan, jumlah peserta yang mengikuti kompetisi tahun ini mencapai 606 siswa. "Kompetisi diikuti 55 tim jenjang SD, 77 tim jenjang SMP, dan 70 tim jenjang SMA. Setiap tim terdiri atas tiga orang siswa yang bekerja sama menyelesaikan berbagai tantangan coding tanpa komputer," ujar Alimuddin.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mengembangkan kemampuan computational thinking, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi peserta didik. "Melalui kompetisi ini kami ingin membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21 yang relevan untuk menghadapi tantangan di era digital," katanya.
Sekolah Sukma Bangsa berharap Sukma Coding Competition dapat terus menjadi wadah pembelajaran yang inovatif, menyenangkan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan yang mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, mampu berpikir kritis, dan siap menghadapi perubahan zaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....