Dr. Muharrir Asy'ari, Kembali Dipercaya Sebagai Rektor UMMAH Periode 2026-2030

  • 03 Jun 2026 19:42 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, BIREUEN – Dr. H. Muharrir Asy'ari, Lc., M.Ag. kembali resmi terpilih untuk menakhodai Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH) Kabupaten Bireun pada periode 2026-2030.

Humas UMMAH, Fohan Muzakir, M.Sos kepada rri.co.id, Rabu, (3/6/2026) menjelaskan penunjukan kembali Dr. Muharrir sebagai rektor UMMAH berdasarkan Surat Keputusan resmi nomor 222/KEP/I.0/D/2026, oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

Menurut Fohan Muzakir, kepercayaan ini diberikan langsung oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyusul dedikasi serta rekam jejak kepemimpinannya yang dinilai sukses membawa kemajuan pesat bagi perguruan tinggi tersebut.

Sejak dipercaya memimpin institusi yang berbasis di Kabupaten Bireuen ini, Dr. Muharrir dinilai sukses mengawal proses transformasi awal kampus hingga bertumbuh menjadi universitas yang kokoh dan kompetitif di Provinsi Aceh.

"Di bawah kepemimpinannya, UMMAH kini telah berkembang pesat dengan memiliki 4 fakultas dan menaungi 14 program studi" ungkap Fohan Muzakir.

Dr. Muharrir menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan agenda transformasi besar kampus.

Menurutnya, fokus utama pada periode ini tidak lagi sekadar membangun infrastruktur dasar fisik, melainkan melakukan lompatan mutu demi mewujudkan UMMAH sebagai perguruan tinggi yang islami, unggul, dan berdaya saing

Sementara itu, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMMAH, dr. Athaillah A. Latif, Sp.OG menyatakan dukungan penuh atas terpilihnya kembali Dr. Muharrir.

"Pihak yayasan siap bersinergi menyediakan pendanaan serta fasilitas penunjang yang dibutuhkan untuk menyukseskan program kerja rektorat demi meningkatkan kesejahteraan dosen serta prestasi mahasiswa di tingkat regional maupun nasional" ujarnya.

Prioritas Program Kerja

Pada masa jabatan barunya ini, Dr. Muharrir menegaskan komitmennya untuk membawa UMMAH ke level yang lebih tinggi dengan memprioritaskan beberapa target strategis:

Peningkatan Akreditasi: Mendorong perbaikan nilai akreditasi institusi dan seluruh program studi menuju status unggul.

Pengembangan Profesionalisme Dosen: Melanjutkan tren positif peningkatan kualitas tenaga pengajar, seperti program Sertifikasi Dosen (Serdos).

Kemitraan Luas: Memperkuat kolaborasi akademik lintas sektor dengan berbagai perguruan tinggi nasional maupun dunia usaha industri.

Mutu Lulusan: Menjamin ketersediaan sarjana yang tidak hanya cakap secara keilmuan, tetapi juga memiliki integritas keimanan, berakhlak mulia, dan terampil di tengah masyarakat.

Terpilihnya kembali Dr. Muharrir mendapat sambutan positif serta dukungan penuh dari seluruh sivitas akademika UMMAH, mulai dari jajaran Badan Pembina Harian (BPH), para wakil rektor, hingga jajaran dekanat.

Kampus yang mengusung visi islami dan unggul ini optimis dapat melahirkan generasi penerus bangsa yang kompeten dan berdampak luas bagi kemajuan daerah. []

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....