Sekolah Favorit Bukan Jaminan Mutlak Kesuksesan Siswa.
- 11 Mei 2026 12:30 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter (Dikdas) Kota Lhokseumawe, Siska Irhamna, menyampaikan bahwa ada sejumlah faktor yang membuat sebuah sekolah dianggap favorit atau menjadi incaran banyak siswa dan orang tua. Faktor tersebut di antaranya reputasi dan prestasi sekolah, fasilitas serta program yang ditawarkan, lingkungan belajar yang nyaman, hingga pengaruh sosial di tengah masyarakat.
Menurutnya, sekolah favorit biasanya dikenal aktif tampil dalam berbagai event maupun kompetisi dan berhasil meraih banyak prestasi. Selain itu, tidak sedikit orang tua merasa bangga apabila anaknya dapat diterima di sekolah yang dianggap unggulan oleh masyarakat.
Namun demikian, Siska menegaskan bahwa sekolah favorit bukan satu-satunya penentu keberhasilan seorang anak. Ia menyebutkan bahwa kesuksesan siswa lebih dipengaruhi oleh usaha, disiplin, dukungan keluarga, serta kemauan belajar dari anak itu sendiri.
“Sekolah favorit tidak otomatis menjadikan siswa sukses, dan sekolah lainnya juga bukan berarti buruk. Banyak siswa berhasil karena kerja keras dan dukungan lingkungan belajar yang baik,” ujarnya.
Ia juga berharap proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di Kota Lhokseumawe dapat berjalan lancar, adil, dan transparan sehingga seluruh calon siswa memperoleh kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan terbaik.
“Tahun ini pelaksanaan SPMB akan dilakukan secara online atas kebutuhan transparansi dan pemerataan akses pendidikan di era digital,” kata Siska.
Menurutnya, sistem online tersebut diharapkan mampu mempermudah masyarakat dalam proses pendaftaran sekaligus meningkatkan keterbukaan informasi selama tahapan penerimaan siswa berlangsung.
“Harapan kita bukan hanya soal diterima di sekolah tertentu, tetapi bagaimana setiap anak mendapatkan dukungan belajar yang baik agar dapat berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik. Faktor kesuksesan seseorang tidak hanya bergantung pada tempat belajarnya, tetapi juga semangat dan kerja keras anak itu sendiri,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....