Cerdas Finansial di Era Digital

  • 23 Apr 2026 10:28 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, cara masyarakat mengatur keuangan ikut mengalami perubahan signifikan. Era digital menghadirkan berbagai kemudahan, mulai dari transaksi non-tunai hingga aplikasi pengelola keuangan yang semakin canggih. Namun, kemudahan ini juga membawa tantangan tersendiri, seperti meningkatnya perilaku konsumtif akibat belanja online yang serba instan. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran dan strategi yang tepat agar keuangan tetap stabil di tengah arus digitalisasi.

Dalam live program Muda Kreatif di 95,2 RRI Pro 2 FM Lhokseumawe disampaikan, bahwa salah satu langkah kreatif yang banyak diterapkan generasi saat ini adalah memanfaatkan aplikasi pencatat keuangan untuk memantau pemasukan dan pengeluaran secara real-time. Eghi Poetra sebagai host juga menuturkan dengan bantuan teknologi, pengguna dapat dengan mudah mengatur anggaran bulanan, menentukan prioritas kebutuhan, serta menghindari pemborosan. Selain itu, tren menabung secara digital melalui e-wallet atau fitur auto-debit juga semakin populer karena dianggap praktis dan konsisten dalam membangun kebiasaan finansial yang sehat.

Tak hanya itu, kreativitas dalam mengelola uang juga terlihat dari meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi digital. Mulai dari reksa dana, saham, hingga aset kripto, berbagai pilihan investasi kini dapat diakses dengan mudah melalui ponsel. Meski demikian, para ahli mengingatkan pentingnya literasi keuangan agar masyarakat tidak terjebak dalam investasi berisiko tinggi tanpa pemahaman yang cukup. Edukasi menjadi kunci agar peluang di era digital dapat dimanfaatkan secara bijak.

Dengan memadukan kemudahan teknologi dan kebiasaan finansial yang disiplin, masyarakat diharapkan mampu mengelola keuangan secara lebih efektif dan kreatif. Era digital bukan hanya tentang kemudahan bertransaksi, tetapi juga kesempatan untuk membangun masa depan finansial yang lebih terencana. Jika dikelola dengan baik, teknologi justru dapat menjadi alat yang membantu meningkatkan kesejahteraan, bukan sebaliknya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....