Bijak Bermedia Sosial Bukan Sekadar Ikut Tren

  • 20 Apr 2026 13:27 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID Lhokseumawe – Media sosial kini sudah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan anak muda. Mulai dari mencari hiburan, berbagi cerita, belajar, hingga membangun bisnis kecil-kecilan, semuanya bisa dilakukan lewat media sosial. Namun, di balik banyaknya manfaat, ada juga risiko yang harus diwaspadai, mulai dari hoaks, cyberbullying, sampai rasa insecure karena terlalu sering membandingkan diri dengan orang lain.

Hal itu menjadi topik obrolan dalam program SPADA (Selamat Pagi Teman Pro 2) pada Senin, 30 April 2026 di Studio Pro 2 RRI Lhokseumawe. Dipandu host Dhera, obrolan kali ini menghadirkan Lutfi dan Nissa, mahasiswa Politeknik Negeri Lhokseumawe, yang berbagi pandangan tentang pentingnya bijak menggunakan media sosial di kalangan anak muda.

Lutfi mengatakan bahwa media sosial sebenarnya bisa membawa banyak hal positif jika digunakan dengan benar. Menurutnya, banyak anak muda sekarang bisa mendapatkan informasi, menambah relasi, bahkan menghasilkan uang dari media sosial. Namun, ia juga mengingatkan bahwa terlalu sering bermain media sosial bisa membuat seseorang lupa waktu, sulit fokus, dan mudah terpengaruh dengan kehidupan orang lain yang terlihat sempurna di internet.

Sementara itu, Nissa menilai bahwa salah satu hal yang paling penting adalah belajar menyaring informasi sebelum mempercayai atau membagikannya. Ia menyebut masih banyak orang yang langsung membagikan berita tanpa mengecek kebenarannya terlebih dahulu. Padahal, kebiasaan tersebut bisa membuat hoaks semakin cepat menyebar dan merugikan banyak orang.

Dalam obrolan tersebut, Dhera juga mengajak pendengar untuk lebih peduli terhadap etika saat menggunakan media sosial. Komentar yang kasar, hinaan, atau cyberbullying bisa berdampak besar pada kesehatan mental seseorang. Karena itu, anak muda diajak untuk lebih berhati-hati saat menulis komentar, mengunggah sesuatu, maupun saat menanggapi pendapat orang lain.

Melalui obrolan ringan namun penuh makna ini, SPADA Pro 2 mengingatkan bahwa media sosial seharusnya menjadi tempat untuk berbagi hal positif, bukan justru menjadi sumber tekanan. Anak muda bisa tetap aktif di media sosial, tetapi tetap harus tahu batasan, menjaga privasi, dan tidak mudah terpengaruh oleh apa yang dilihat di internet.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....