Enkripsi WhatsApp, Seberapa Aman Data Kita?
- 27 Feb 2026 08:33 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Di era digital, keamanan data menjadi isu yang sangat penting. Setiap hari jutaan orang bertukar pesan, foto, dokumen, hingga melakukan panggilan melalui WhatsApp. Pertanyaannya, seberapa aman sebenarnya data kita di WhatsApp?
WhatsApp menggunakan sistem end-to-end encryption, artinya, pesan yang kita kirim akan dikunci (dienkripsi) di perangkat pengirim dan hanya bisa dibuka (dienkripsi) oleh perangkat penerima. Bahkan pihak WhatsApp sendiri tidak dapat membaca isi pesan tersebut. Teknologi ini membuat percakapan lebih terlindungi dari penyadapan pihak ketiga.
Secara teknologi, sistem enkripsi WhatsApp termasuk kuat. Namun, keamanan tidak hanya bergantungg pada sistem, tetapi juga pada perilaku pengguna. Dikutip dari udc.ac.id, Berikut beberapa resiko yang harus diwaspadai :
- Phising dan penipuan, link palsu atau pesan penipuan yang mengatasnamakan pihak tertentu.
- Peretasan akun, biasanya terjadi karena pengguna membagikan kode OTP kepada orang lain.
- Backup tidak terenkripsi, jika cadangan chat di cloud tidak diaktifkan enkripsi tambahan, ada potensi risiko.
Untuk meningkatkan keamanan akun WhatsApp, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan yaitu aktifkan verivikasi dua langkah, jangan pernah membagikan kode OTP kepada siapapun, perbarui aplikasi secara berkala, aktifkan kunci sidik jari atau Face ID, dan gunakan fitur penguncian chat untuk percakapan penting. Di dunia digital, bukan hanya aplikasinya yang harus aman, tetapi juga cara kita menggunakannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....