Mahasiswa KKN Unimal Pulihkan Pendidikan Pasca Banjir
- 10 Feb 2026 17:15 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID,Aceh Utara - Pasca banjir yang melanda Desa Paya Tukai, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, kehidupan masyarakat perlahan kembali berjalan. Namun di balik proses pemulihan tersebut, sektor pendidikan masih menghadapi tantangan serius akibat rusaknya fasilitas belajar, hilangnya buku pelajaran, serta penerapan kurikulum darurat yang membatasi proses belajar anak-anak.
Melihat kondisi tersebut, Muhammad Ashraff, salah satu mahasiswa KKN Relawan Teknik Industri Universitas Malikussaleh (UNIMAL), bersama tim KKN menginisiasi Program Les Sore sebagai ruang belajar alternatif bagi anak-anak Desa Paya Tukai. Program ini menjadi wujud kepedulian mahasiswa terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak pascabencana agar mereka tidak tertinggal dalam proses pembelajaran.
Les sore dilaksanakan sejak 3 hingga 9 Februari 2026, setiap sore selepas Ashar, dengan sasaran anak-anak mulai dari tingkat TK hingga SD kelas 1–6. Materi yang diajarkan meliputi Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris, disampaikan secara sederhana serta menyesuaikan kemampuan masing-masing peserta.
Menurut Muhammad Ashraff, program ini lahir dari keprihatinan terhadap kondisi belajar anak-anak yang kehilangan buku dan media pembelajaran akibat banjir. Ia menilai pendampingan belajar menjadi penting agar semangat dan minat belajar anak-anak tetap terjaga meski dalam kondisi serba terbatas.
Antusiasme anak-anak terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Mereka datang lebih awal, aktif bertanya, dan mengikuti pelajaran dengan penuh semangat. Les sore tidak hanya menjadi ruang belajar, tetapi juga ruang aman yang membangun kembali rasa percaya diri dan harapan anak-anak Desa Paya Tukai di tengah keterbatasan pascabencana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....