Perdana di Aceh, Pesantren Misbah Wisuda Baca-Praktis Kitab-Kuning

  • 29 Jan 2026 14:31 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Pesantren modern misbahul ulum Gelar Wisuda Kitab Kuning Perdana program Al Miftah Lil Ulum Sidogiri. Program baca kitab Turast praktis ini kerap disebut dengan metode Al-Miftah Lil Ulum karena keunikan sistematika pembelajarannya. Para santri yang mengikuti program ini hanya membutuhkan waktu selama delapan bulan untuk dapat membaca kitab Turast dengan benar. Wisuda tersebut berlangusng di Aula Teuku Umar, Komplek Pesantren, Desa Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Kamis, 29 Januari 2026.

Kegiatan Wisuda ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Yayasan Misbahul Ulum Drs. H. Zainal Abidin MK, M.Pd, Direktur Misbahul Ulum Ust Martunis, S.Pd., Gr., M.Hum., Bendahara Yayasan Ustaz Muhamamd Akhyar, SE., Wakil Direktur, pembimbing Kitab Kuning dari Pesantren Sidogiri Jawa Timur, majelis guru dan seluruh santri.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Yayasan Misbahul Ulum, Drs. H. Zainal Abidin, M.K., M.Pd., menyampaikan bahwa di Aceh hanya Pesantren Misbahul Ulum yang menerapkan pembelajaran membaca kitab turast praktis yang berpedoman pada metode Al-Miftah Lil Ulum Sidogiri.

“Setelah enam tahun penyelenggaraan pembelajaran Kitab Turats, untuk pertama kalinya digelar Wisuda Kitab Turats Program Al-Miftah Lil Ulum Sidogiri”.

Ia juga menambahkan, Pesantren Modern Misbahul Ulum telah melewati berbagai kerjasama dalam memajukan pembelajaran Kitab Turats agar para santri dapat belajar dengan cepat dan praktis dengan metode yang mudah dipahami.

“sejak tahun 1993 Pesantren ini telah mempelajari kitab kitab turast, namun enam tahun terakhir kita meningkatkan pola pembelajarannya dengan metode Al-Miftah Lil Ulum” katanya.

Kemudian, Direktur Pesantren Modern Misbahul Ulum Ustaz Martunis, S.Pd., Gr., M.Hum., juga menambahkan agar disaat anak anak melangsungkan pembelajaran, para orangtua dapat dengan penuh mendukung rangkaian pembelajaran.

“Kami berharap dari bapak ibu untuk memberi dukungan kepada anak anaknya agar semangat dalam mengikuti pembelajaran kitab turast” Ujarnya.

Selanjutnya, Ustaz Ahmad Ridho Abdul Muhyi selaku penanggungjawab Program Kitab Turats dari Pesantren Sidogiri Jawa Timur dengan metode Al-Miftah Lil Ulum mengatakan wisuda kitab kuning tidak hanya bersifat formalitas belaka, tetapi juga bertujuan membentuk santri dan santriah agar mengamalkan ilmunya serta menjadi hamba-hamba Allah yang saleh.

“Tidak semua orang bisa mengikuti prosesi wisuda karena ada serangkaian test yang harus dilewati, terutama dalam membaca Kitab” ujar Ustaz Ridho

Ia juga menambahkan bahwa anak-anak yang wisuda hari ini telah melewati serangkaian tes dari pembimbing Kitab Turast Sidogiri sehingga bisa mengikuti prosesi wisuda

“sebanyak 50 santri telah lulus test dan diwisuda untuk melanjutkan ke kelas khusus, tentu ini adalah sebuah awal untuk lebih memperdalam keilmuan serta istiqamah” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....