Mengenal Istilah Polyglot dan Manfaatnya

  • 22 Okt 2025 15:42 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN,Lhokseumawe : Poliglotisme adalah kemampuan menguasai dan menuturkan beberapa bahasa secara mahir. Polyglot adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang mampu berbicara dan memahami banyak bahasa. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani, yaitu poly yang berarti banyak, dan glot/glossa yang berarti lidah atau bahasa. Istilah yang hampir sama dengan Poliglot adalah multilingual.

Indonesia memiliki seorang Polyglot terkenal yaitu Raden Mas Panji Sosrokartono, kakak dari pahlawan emansipasi wanita Indonesia, Raden Ajeng Kartini. Sosrokartono menguasai 26 bahasa asing dan 10 bahasa daerah Indonesia.

Dalam dunia globalisasi yang semakin terkoneksi, kemampuan menjadi polyglot cukup penting dan semakin dihargai serta menjadi keunggulan tersendiri dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, bisnis, hingga diplomasi.

Seorang polyglot biasanya menguasai lebih dari 5 bahasa dengan tingkat kefasihan yang bervariasi. Menjadi polyglot bukan sekadar menghafal kata-kata atau frasa, tetapi juga memahami tata bahasa, budaya, dan konteks penggunaan bahasa tersebut secara mendalam.

Menjadi polyglot memerlukan dedikasi dan strategi belajar yang tepat. Mempelajari bahasa secara rutin, meskipun dalam durasi singkat, lebih efektif daripada belajar dalam waktu lama tapi jarang.

Begitu halnya dengan berinteraksi dengan penutur asli atau sesama pelajar bahasa sangat membantu memperbaiki pengucapan dan kefasihan. Menonton film, mendengarkan musik, membaca buku, atau mengikuti kursus online dalam bahasa yang dipelajari. Menggunakan berbagai bahasa secara bersamaan dalam aktivitas sehari-hari untuk memperkuat memori dan keterampilan.

Simak beberapa manfaat Menjadi Polyglot berikut ini ;

1. Meningkatkan Keterampilan Kognitif

Penelitian menunjukkan bahwa menguasai banyak bahasa dapat meningkatkan kemampuan otak dalam hal memori, pemecahan masalah, dan multitasking.

2. Peluang Karier Lebih Luas

Polyglot memiliki keuntungan kompetitif di pasar kerja, terutama dalam bidang internasional seperti penerjemahan, diplomasi, pariwisata, dan bisnis global.

3. Memahami dan Menghargai Budaya Lain

Menguasai bahasa lain membuka pintu untuk memahami kebudayaan, tradisi, dan perspektif berbeda, yang memperkaya wawasan dan toleransi antarbudaya.

4. Meningkatkan Keterampilan Komunikasi

Kemampuan berbahasa asing membantu seseorang menjadi komunikator yang lebih baik, peka terhadap nuansa bahasa, dan lebih adaptif dalam interaksi sosial.

Meskipun banyak manfaat, menjadi polyglot juga menghadapi tantangan, seperti kesulitan mempertahankan kefasihan di semua bahasa, risiko campur bahasa (code-switching) yang berlebihan, serta kebutuhan waktu dan motivasi yang tinggi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....