​Video Asli Versus Video AI, Bagaimana Membedakannya?

  • 18 Sep 2025 11:12 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN,Lhokseumawe : Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) semakin pesat, salah satunya dalam bidang pembuatan video. Video yang dihasilkan oleh AI, seperti deepfake, kini sangat realistis dan sulit dibedakan dengan video asli. Hal ini menimbulkan kekhawatiran, terutama terkait penyebaran informasi palsu atau penipuan.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara membedakan video asli dan video hasil AI agar kita tidak mudah terjebak dalam konten yang menyesatkan.

Hal pertama yang harus kita lakukan adalah memperhatikan detil wajah dan ekspresi. Video AI sering kali kesulitan meniru detail wajah dan ekspresi secara konsisten. Misalnya, pergerakan mata yang tidak natural, perubahan warna kulit yang aneh, atau ekspresi wajah yang terlihat kaku. Jika video menunjukkan ketidaksesuaian atau inkonsistensi dalam ekspresi wajah atau gerakan mulut dengan suara, ini bisa menjadi tanda video buatan AI.

Langkah berikutnya, amatilah gerakan tubuh dan lingkungan sekitar yang ditunjukkan dalam video. Selain wajah, gerakan tubuh pada video AI sering kali terlihat kurang alami. Pergerakan tangan atau kepala mungkin tampak kaku atau berulang secara tidak wajar. Selain itu, latar belakang atau objek sekitar juga bisa tampak kabur atau berubah bentuk secara aneh pada beberapa frame.

Setelah itu, cara selanjutnya adalah memeriksa sinkronisasi suara dan gerakan bibir. Sinkronisasi antara suara dan gerakan bibir adalah indikator penting. Video AI terkadang mengalami keterlambatan atau ketidaksesuaian antara suara yang diucapkan dengan gerakan mulut. Jika suara tidak sinkron dengan gerakan bibir, ada kemungkinan video tersebut merupakan hasil AI.

Lalu langkah berikutnya yang harus dilakukan adalah menginstall alat untuk mendeteksi Deepfake. Seiring meningkatnya teknologi pembuatan video AI, alat deteksi deepfake juga banyak dikembangkan. Ada berbagai aplikasi dan situs yang dapat membantu memindai video dan mendeteksi apakah video tersebut telah dimanipulasi menggunakan AI. Contohnya adalah Deepware Scanner, Sensity AI, dan lainnya.

Memperhatikan Metadata darimana sumber video berasal juga perlu dilakukan.

Periksalah metadata video untuk melihat informasi seperti tanggal pembuatan, perangkat yang digunakan, dan riwayat edit. Video AI sering kali tidak memiliki metadata yang lengkap atau mengalami perubahan metadata yang mencurigakan. Selain itu, pastikan sumber video berasal dari pihak terpercaya atau akun resmi untuk menghindari konten palsu.

Langkah terakhir, untuk melihat keaslian video lakukanlah analisa mendalam setiap keanehan/kejanggalan visual dengan sangat teliti dan hati-hati. Terkadang, video AI menampilkan artefak visual seperti bayangan yang tidak wajar, perubahan warna kulit yang tiba-tiba, atau garis wajah yang blur. Dengan memperhatikan detail-detail kecil ini, kita dapat menemukan petunjuk bahwa video tersebut merupakan hasil manipulasi AI.

Memang, Teknologi AI dalam pembuatan video membawa kemajuan besar, namun juga menimbulkan risiko penyalahgunaan.

Penting untuk selalu melakukan verifikasi sebelum mempercayai dan membagikan (sharing) video di era digital saat ini.

Dengan memperhatikan detail wajah, gerakan tubuh, sinkronisasi suara, serta menggunakan alat deteksi khusus, kita dapat lebih waspada dan mampu membedakan mana video asli dan mana video palsu hasil buatan Artificial Inteligence (AI).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....