Mercusuar Willem Toren 3, Monumen Navigasi Warisan Belanda di Aceh

  • 19 Okt 2024 08:52 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN, Lhokseumawe: Indonesia memiliki ragam situs sejarah yang menarik dan bisa dijadikan destinasi wisata. Salah satunya, situs peninggalan Belanda di Aceh, bernama Mercusuar Willem's Toren 3.

Mercusuar Willem's Toren 3 ini, terletak di Kampung Meulingge, Pulo Aceh, sebuah daerah Kepulauan di Provinsi Aceh yang masuk ke dalam wilayah Kabupaten Aceh besar.

Saat ini, Menara Willem's Toren 3 telah berusia lebih dari Satu Abad sejak dibangun pada tahun 1875. Alhasil, Mercusuar ini pun, telah menjadi situs Purbakala di Pulo Aceh. Jika dilihat dari luar, Gedung Mercusuar ini sudah usang dan tua. Namun demikian, bangunannya masih tetap kokoh.

Mercusuar ini, memiliki tinggi 85 Meter dengan warna dindingnya yang khas bercat Merah dan Putih. Mercusuar Willem's toren 3, merupakan menara yang berfungsi mengatur Navigasi Lalu Lintas Kapal di Samudera Hindia.

Di sekeliling Menara ini, terdapat kompleks perumahan dengan luas 20 Hektar (Ha). Dahulu, Kompleks tersebut dihuni oleh Perwira Tentara Belanda.

Mercusuar Willem's Toren 3, ternyata merupakan salah satu dari Tiga Mercusuar yang menjadi warisan Belanda di dunia, ketika masa penjajahan dahulu. Dua Mercusuar lainnya, berada di Belanda yang kini sudah dijadikan Museum sementara, dan satunya lagi ada di Kepulauan Karibia.

Mercusuar Willem's Toren 3, kini menjadi wisata perpaduan antara keindahan sejarah dan fungsi yang masih relevan hingga saat ini. Monumen yang tidak hanya menerangi Laut, tapi juga pikiran pengunjung yang datang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....