Tepis Isu Miring, Tiongkok Buka Lebar Pintu bagi Jurnalis dan Tokoh Agama Indonesia
- 26 Jun 2026 23:20 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Beijing - Tiongkok membuka pintu lebar bagi jurnalis dan tokoh agama asal Indonesia. Hal ini bertujuan meluruskan berbagai isu miring dari media Barat.
Kepala Divisi Urusan Asia Tenggara Kemenlu Tiongkok Xiang Fangqiang menyampaikan hal itu dalam pertemuan dengan delegasi jurnalis se-sumatra yang berlangsung pada Kamis, 26 Juni 2026 di Beijing.
Xiang Fangqiang mengatakan tiongkok sudah menerapkan kebijakan baru berupa bebas visa transit bagi warga negara Indonesia. Aturan transit selama sepuluh hari ini diharapkan meningkatkan jumlah kunjungan masyarakat Indonesia.
Kebijakan ini mempermudah para wisatawan dan pelaku usaha untuk masuk ke Tiongkok. Langkah ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah untuk membuka diri terhadap dunia luar.
Tiongkok juga menjalin kerja sama erat dengan Nahdlatul Ulama dan juga Muhammadiyah. Pemerintah rutin mengundang perwakilan ulama Indonesia untuk melihat langsung kondisi sebenarnya.
"Setelah berkunjung langsung ke Xinjiang, banyak tamu muslim Indonesia mengaku kagum, serta menyadari ternyata kenyataannya sama sekali tidak seperti gambaran dari banyak media Barat," ujarnya.
Menurutnya, tuduhan negatif mengenai Xinjiang selama ini hanyalah sebuah bentuk stigmatisasi. Ia menyatakan bahwa masyarakat global harus datang dan membuktikan sendiri fakta tersebut.
Xiang berharap para jurnalis media yang berkunjung ke Tiongkok bisa menjadi jembatan pemahaman baik bagi masyarakat di kedua negara. Jurnalis diharapkan mampu menyebarkan informasi yang lebih seimbang dan juga objektif.
"Untuk memahami Tiongkok, kita harus melihat langsung di lapangan," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....