Sistem Otomatis Pembangkit Listrik Chongqing Sulap Sampah Jadi Listrik
- 26 Jun 2026 14:34 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Chongqing - Rombongan jurnalis mengunjungi Pusat Lingkungan Hidup Yulin Senfeng pada Selasa, 23 Juni 2026. Pembangkit listrik tenaga sampah ini berada di wilayah kota Chongqing. Kunjungan ke area seluas 18 hektare ini memberi kejutan besar. Kami sama sekali tidak mencium bau sampah yang biasanya menyengat.
Perwakilan pembangkit listrik Yulin menjelaskan pembangkit ini memiliki empat jalur insinerasi sampah rumah tangga dengan kapasitas masing-masing 750 ton/hari. Total pengolahan sampah rumah tangga adalah 3 ribu ton/hari dengan produksi listrik tahunan sebanyak 600 juta kWh.
Listrik tersebut cukup untuk memenuhi 300 ribu rumah tangga biasa. Selain itu, keberadaan pembangkit Yulin diklaim dapat mengurangi emisi karbon dioksida sebanyak 451.800 ton setiap tahunnya.
Sebelum masuk mesin pembakar, sampah kemudian didiamkan di penampungan khusus agar airnya keluar habis. Air limbah tersebut lalu diolah sampai kembali menjadi sangat bersih. Air ini bisa dipakai untuk menyiram jalan, tanaman dan bahkan memelihara ikan.
Pabrik canggih ini menggunakan mesin otomatis dan teknologi pemindai pintar. Sistem canggih ini membuat pembangkit Yulin hanya butuh 80 pekerja.

Gas sisa pembakaran diproses dengan suhu tinggi agar tidak berbahaya. Asap yang keluar dari cerobong terbukti aman bagi udara sekitar. Sisa padat pembakaran juga disulap menjadi batako dan aspal jalan.
Teknologi pengolahan sampah modern ini sangat layak ditiru Kota Lhokseumawe. Konsep ini sejalan dengan impian Wali Kota terpilih Sayuti Abubakar. Beliau memiliki slogan "broh jeut keu peng" atau sampah jadi uang. Meski tidak berbentuk uang, sampah bisa menjadi listrik bagi Lhokseumawe.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....