Media Tiongkok Sorot Belasan Jet Tempur Terbaru Indonesia
- 19 Agt 2025 03:48 WIB
- Lhokseumawe
KBRN, Jakarta: Sejak 12 Agustus 2025, Angkatan Udara Indonesia dilaporkan telah merilis gambar yang menunjukkan kru Indonesia melanjutkan pelatihan dengan gambar latar belakang pesawat Rafale terbarunya.
Jet tempur dengan nomor seri T-0301 ini memiliki lambang negara dan kamuflase abu-abu dua warna. Ekornya menampilkan lambang Wing Udara ke-6, tempat Skuadron Udara ke-6 berada.
Skuadron ini akan menjadi unit Indonesia pertama yang mengoperasikan pesawat tempur buatan Prancis tersebut. Kontrak yang ditandatangani dengan Dassault Aviation pada 10 Februari 2022 mencakup pengiriman 26 pesawat Rafale C dan 16 pesawat Rafale B dua kursi.
Kemungkinan pemesanan tambahan juga bisa terjadi menurut kesepakatan dalam kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Indonesia pada Mei 2025.
Menurut Media Tiongkok News QQ, pada 9 Agustus 2025, dalam artikel "Jet tempur Rafale-B pertama Indonesia diluncurkan dari pabrik Dassault" mengungkapkan bahwa, jet tempur Rafale pertama yang dipesan oleh Indonesia juga telah selesai dibuat.
Rafale dipesan Indonesia, pada 10 Februari 2022 dengan nilai kontrak 8,1 miliar dollar AS untuk 42 unit, namun ada kemungkinan tambahan hingga 24 unit.
Selain itu, Indonesia juga Indonesia menandatangani kontrak dengan Turki untuk 48 jet tempur KAAN (Khan), senilai lebih dari 10 miliar dollar AS. Secara terpisah, pada 22 Agustus 2023, Indonesia menandatangani perjanjian MoU dengan Boeing untuk 24 jet tempur F-15EX.
Dengan demikian, Angkatan Udara Indonesia telah membeli lebih dari 100 jet tempur modern dari Prancis, Turki, dan Amerika Serikat.
Tak cuma itu saja, Indonesia juga dalam kesepakatan dengan Korsel untuk melanjutkan kerja sama jet tempur KF-21 Boramae.
Menurut perjanjian awal Indonesia kemungkinan akan membeli hingga 48 unit jet tempur buatan Korsel tersebut. Namun, usai penyesuaian iuran Indonesia dan Korsel belum mengungkapkan kemungkinan pembelian tersebut.
Akan tetapi Indonesia dipastikan tetap melanjutkan pengembangan KF-21 Boramae, hingga jet tempur tersebut siap diproduksi massal.
Dengan demikian Indonesia oleh media Tiongkok itu, disebut benar-benar melakukan perombakan besar-besaran pada kekuatan udaranya dengan jet tempur modern.
Data publik menunjukkan bahwa militer Indonesia memiliki kurang dari 50 pesawat tempur (FTR) dan pesawat pengebom tempur (FGA) yang beroperasi.
Indonesia disebut memiliki kekurangan signifikan dalam kapabilitas yang dibutuhkan untuk mempertahankan negara kepulauan terbesar di dunia. Indonesia juga disebut akan dilengkapi 100 lebih jet tempur moder di masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....