Jembatan Darurat Runtuh, Pemkab Bireuen Percepat Pemulihan Akses Warga
- 01 Okt 2026 12:52 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID,Bireuen - Pemerintah Kabupaten Bireuen bergerak cepat memulihkan akses warga di Dusun Kubang Itam, Kecamatan Juli, setelah jembatan darurat yang menghubungkan ruas jalan Balee Panah–Seuneubok Dalam runtuh diterjang luapan air.
Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, meninjau langsung kondisi jembatan tersebut pada Rabu 30 September 2026 dan memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bireuen segera melakukan perbaikan agar akses masyarakat dapat kembali digunakan.
Jembatan darurat tersebut sebelumnya dibangun menggunakan material pohon kelapa sebagai akses sementara setelah bencana hidrometeorologi melanda wilayah tersebut. Namun, hujan deras dengan intensitas tinggi sejak Selasa sore menyebabkan alur air yang berhulu di kawasan perbukitan Cot Sirula, Seuneubok Dalam, meluap dan kembali merusak jembatan.
Saat meninjau lokasi, Bupati Mukhlis berdialog dengan warga untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan masyarakat. Ia menegaskan perbaikan harus dilakukan segera karena jembatan tersebut merupakan akses vital bagi warga Dusun Kubang Itam untuk keluar-masuk wilayah dan menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Jembatan darurat ini harus langsung diperbaiki hari ini juga, karena merupakan satu-satunya akses penghubung vital bagi warga Dusun Kubang Itam untuk keluar masuk menjalankan aktivitas sehari-hari,” tegas Mukhlis.
Sebagai langkah tanggap darurat, Bupati meminta Kepala Dinas PUPR Bireuen, Ir. Fadli Amir, ST, MT, segera menyediakan 10 batang pohon kelapa tua dengan panjang masing-masing sekitar 20 meter untuk digunakan dalam perbaikan jembatan.
Perbaikan dipercepat agar akses warga kembali terbuka dan aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan ekonomi, tidak terganggu dalam waktu lama.
Selain penanganan darurat, Pemkab Bireuen juga menyiapkan rencana pembangunan jembatan permanen di lokasi tersebut pada tahun anggaran mendatang.
“Tahun depan kita usahakan jembatan permanen kita bangun di sini,” ujar Mukhlis saat meninjau lokasi.
Sementara proses penanganan jembatan berlangsung, warga Dusun Kubang Itam turut bergotong royong memperbaiki dan menimbun jalur alternatif yang berada tidak jauh dari lokasi penyeberangan.
Penanganan tersebut diharapkan dapat menjaga mobilitas masyarakat hingga jembatan darurat kembali berfungsi, sekaligus memastikan kebutuhan warga tetap dapat terlayani di tengah kondisi cuaca dan luapan air yang menyebabkan kerusakan akses
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....