Riset Didorong Masuk Kebijakan, Bireuen Perkuat Pembangunan Berbasis Data
- 18 Sep 2026 15:27 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen mendorong hasil penelitian dan kajian ilmiah tidak berhenti sebagai dokumen, tetapi diterapkan dalam pembangunan daerah.
Dorongan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Bireuen Ismunandar saat membuka Diseminasi Hasil-Hasil Penelitian Tahun 2026 di Oproom Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Kamis, 17 September 2026.
Kegiatan yang digelar melalui Bappeda Bireuen itu mengusung tema “Sinergi Riset untuk Negeri: Mengoptimalkan Potensi Lokal Menuju Bireuen yang Berdaya, Mandiri, dan Berkelanjutan.”
Ismunandar mengatakan, hasil penelitian harus dapat diimplementasikan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemerintah daerah juga didorong mengubah pola kerja rutin menjadi kerja berbasis data dan hasil kajian.
Dalam kegiatan tersebut dipaparkan empat hasil penelitian. Kajian itu meliputi penilaian erosi tanah, kesiapan SDM desa dalam mengimplementasikan Koperasi Desa Merah Putih, potensi energi baru terbarukan, serta peran pendidikan dalam pembangunan pariwisata berbasis kearifan lokal.
Penelitian tersebut melibatkan sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Almuslim, Universitas Islam Kebangsaan Indonesia, dan Politeknik Negeri Lhokseumawe. Hasil kajian diharapkan dapat menjadi masukan dalam penyusunan program pembangunan yang lebih sesuai dengan kondisi dan potensi daerah.
Pemkab Bireuen juga menekankan pentingnya hubungan antara riset, perencanaan, kebijakan dan pelaksanaan program. Dengan pendekatan tersebut, hasil penelitian diharapkan tidak hanya tersimpan dalam laporan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi kebijakan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....