Realisasi Anggaran Pasca-Bencana Aceh Utara Capai 60 Persen
- 01 Sep 2026 13:40 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Aceh Utara - Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memastikan bahwa realisasi anggaran hampir satu triliun rupiah dari beberapa program untuk penanganan pasca bencana yang bersumber dari Transfer ke Daerah (TKD) maupun tambahan TKD, telah menunjukkan progres signifikan di lapangan. Hingga saat ini, ketercapaian kegiatan fisik dan eksekusi program di daerah telah melampaui angka 60 persen.
Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi Panyang, menyampaikan bahwa seluruh tahapan administratif seperti pelelangan dan kelengkapan dokumen pendukung telah rampung. Saat ini, seluruh kegiatan sudah berada pada tahap eksekusi kerja di lapangan dan tinggal menunggu penyelesaian fisik.
"Apa yang selama ini dipertanyakan oleh berbagai pihak, hari ini sudah terjawab dengan adanya realisasi nyata di lapangan. Tidak ada lagi kendala dokumen atau pelelangan, semuanya sudah pada tahap eksekusi," ujar Tarmizi, selesai pertemuan dengan Ketua Tim Satgas PRR Aceh Kemendagri, Dr Imran, pada Senin 31 Agustus 2026.
Meski demikian, Tarmizi mengakui masih ada beberapa titik yang memerlukan penanganan khusus, terutama terkait akses jalan dan jembatan darurat di Kecamatan Sawang. Salah satu perhatian utama berada di jembatan penghubung antara Sawang dan Gunci yang hingga kini belum sepenuhnya terbangun.
“Selain itu, kendala akses juga masih terjadi di kawasan Riseh, Kecamatan Sawang. Putusnya badan jalan akibat tergerus aliran sungai membuat jalan utama hilang total, sehingga membutuhkan penanganan darurat dengan mengerahkan alat berat.’terangnya.
Menurutnya, pasca banjir pada akhir tahun 2025, persoalan utama di Sawang saat ini adalah akses darurat. Di Riseh, jalannya hilang total karena tergerus sungai. dirinya juga sudah meminta agar alat berat (ekskavator) segera diturunkan ke lokasi untuk membuka jalan darurat, supaya warga tidak perlu lagi melintasi area sawah masyarakat.
“Kami Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berkomitmen untuk terus mengawal penyelesaian pekerjaan fisik tersebut agar mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah terdampak dapat segera kembali normal.,”pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....