Ayah Wa Jadikan Media Sosial Jembatan Aspirasi Masyarakat
- 10 Agt 2026 07:52 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Aceh Utara - Di tengah luasnya wilayah Kabupaten Aceh Utara, jarak geografis kerap menjadi tantangan bagi pemerintah untuk mengetahui secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Namun, Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., yang akrab disapa Ayah Wa, memilih memanfaatkan perkembangan teknologi untuk memperpendek jarak tersebut. Media sosial dan siaran langsung atau live streaming dijadikannya sebagai salah satu ruang komunikasi terbuka dengan masyarakat.
Melalui live streaming, masyarakat dari berbagai kecamatan hingga pelosok gampong memiliki kesempatan menyampaikan kondisi yang mereka hadapi secara langsung. Mulai dari persoalan jalan dan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, hingga berbagai kebutuhan lainnya.
Bagi Ayah Wa, informasi yang disampaikan langsung oleh masyarakat menjadi bagian penting untuk mengetahui kondisi riil di lapangan. Aspirasi yang masuk juga dapat menjadi bahan bagi pemerintah dalam menentukan langkah penanganan sesuai kewenangan masing-masing perangkat daerah.
“Aceh Utara ini sangat luas. Tidak mungkin semua persoalan masyarakat bisa kita ketahui satu per satu kalau masyarakat tidak menyampaikannya. Karena itu, melalui media sosial kita bisa mendengar langsung apa yang terjadi di tengah masyarakat,” demikian semangat yang tercermin dari pola komunikasi Ayah Wa.
Ketika ada persoalan yang dinilai membutuhkan penanganan dan dapat segera ditindaklanjuti, informasi dari masyarakat dapat diteruskan kepada dinas atau instansi terkait. Dengan begitu, media sosial tidak berhenti sebagai tempat menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi pemerintah untuk mengetahui persoalan di lapangan.
Pola komunikasi tersebut membuat masyarakat memiliki ruang yang lebih terbuka untuk menyampaikan aspirasi tanpa harus selalu datang langsung ke pusat pemerintahan. Warga dari daerah yang jauh sekalipun dapat ikut menyampaikan kondisi di wilayahnya.
Cara ini sekaligus memperlihatkan bahwa teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Jarak yang jauh tidak harus menjadi penghalang untuk mendengar keluhan, kebutuhan, maupun harapan warga.
Ayah Wa juga mengharapkan masyarakat menggunakan ruang komunikasi tersebut secara bijak, dengan menyampaikan informasi yang benar, jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Di tengah wilayah Aceh Utara yang luas dan memiliki persoalan masyarakat yang beragam, komunikasi yang cepat dan terbuka menjadi bagian penting dalam membangun pemerintahan yang lebih dekat dengan rakyat.
Bagi Ayah Wa, live streaming bukan sekadar aktivitas di media sosial. Lebih dari itu, ruang tersebut menjadi jembatan komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus sarana untuk mendengar suara warga dari berbagai pelosok Aceh Utara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....