Bupati Al Farlaky Temui Mendagri Bahas Percepatan Penanganan Pascabanjir
- 07 Agt 2026 19:14 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID,Jakarta – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., bertemu dengan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Muhammad Tito Karnavian yang juga Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Banjir Sumatera,di Gedung A Lantai 2, Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, guna membahas percepatan penanganan pascabanjir di Kabupaten Aceh Timur. Jum'at, 7 Agustus 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Aceh Timur didampingi Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur, Plt. Kepala Dinas Sosial Aceh Timur, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri turut didampingi Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Dr. Ir. Restuardy Daud, M.Sc., CGRE, Staf Khusus Menteri Bidang Keamanan dan Hukum sekaligus Kepala Posko Satuan Tugas Percepatan Penanganan dan Rehabilitasi Rekonstruksi (PRR), Irjen Pol. Wahyu Bintono Hari Bawono, S.I.K., S.H., M.H., serta Direktur Jenderal Otonomi Daerah, Dr. Cheka Virgowansyah, S.STP., M.E.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Al-Farlaky menyampaikan berbagai kendala yang masih dihadapi Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dalam penanganan dampak banjir, sekaligus memaparkan progres rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon) yang sedang berjalan.
Pembahasan juga difokuskan pada perkembangan penyaluran berbagai bantuan bagi masyarakat terdampak banjir, mulai dari bantuan hidup (jadup), dana stimulan, hingga bantuan perabot rumah tangga.
Selain itu, turut dibahas perkembangan penyaluran dana stimulan bagi rumah rusak ringan (RR) dan rumah rusak sedang (RS) agar prosesnya dapat segera dituntaskan.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Al-Farlaky juga meminta kepada Kepala Posko Satgas PRR agar terus memperjuangkan berbagai kebutuhan masyarakat Aceh Timur yang hingga saat ini masih belum tersalurkan.
Menurutnya, percepatan penyaluran seluruh bantuan menjadi harapan besar masyarakat yang telah lama menunggu proses pemulihan pascabencana.
Bupati berharap sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus diperkuat sehingga seluruh tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, serta memberikan kepastian bagi masyarakat terdampak banjir untuk segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal.
Langkah Bupati Aceh Timur melakukan serangkaian pertemuan dengan sejumlah kementerian di Jakarta merupakan bagian dari ikhtiar Pemerintah Kabupaten Aceh Timur untuk mempercepat pemulihan pascabanjir.
Dalam beberapa hari terakhir, Bupati Al-Farlaky aktif menjajaki komunikasi dengan berbagai kementerian dan lembaga pemerintah pusat guna memastikan seluruh hak masyarakat terdampak banjir dapat segera direalisasikan.
Menurut Bupati, perjuangan tersebut tidak hanya berfokus pada percepatan penyaluran bantuan hidup (jadup), dana stimulan, bantuan perabot rumah tangga, serta rehabilitasi dan rekonstruksi rumah warga, tetapi juga memastikan setiap program pemerintah pusat benar-benar dirasakan oleh masyarakat Aceh Timur yang menjadi korban banjir.
"Ini adalah amanah yang harus kami perjuangkan. Pemerintah Kabupaten Aceh Timur akan terus mengetuk pintu kementerian dan lembaga di tingkat pusat agar seluruh hak masyarakat terdampak banjir dapat segera dipenuhi. Kami tidak ingin ada warga yang tertinggal dalam proses pemulihan ini," tukas Bupati Al-Farlaky.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....