Dinas Perpustakaan Langsa Perkuat Literasi Melalui Monev Bantuan Buku

  • 20 Jul 2026 15:22 WIB
  •  Lhokseumawe

RR.CO.ID, Langsa – Pemerintah Kota Langsa terus memperkuat budaya literasi melalui pengawasan langsung terhadap pemanfaatan bantuan bahan bacaan. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Langsa melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) penyaluran Bantuan Bahan Bacaan Bermutu Tahun 2025 guna memastikan seluruh koleksi buku dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin 20 Juli 2026 itu dipimpin langsung Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Langsa, Muliati, SP, dengan menyasar sejumlah lokasi penerima bantuan di berbagai wilayah Kota Langsa.

Lokasi yang dikunjungi meliputi Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Langsa, Puskesmas Langsa Lama, Puskesmas Langsa Baro, Puskesmas Langsa Kota, Puskesmas Langsa Barat, serta Puskesmas Langsa Timur.

Muliati mengatakan kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan bantuan bahan bacaan yang berasal dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dan Dinas Perpustakaan Kota Langsa benar-benar dimanfaatkan sesuai tujuan program.

Selain memeriksa kondisi fisik buku, tim juga mengevaluasi sistem pengelolaan koleksi, penataan pojok baca, administrasi peminjaman, hingga tingkat pemanfaatan buku oleh masyarakat binaan maupun pengunjung fasilitas layanan publik.

"Kami ingin memastikan buku-buku yang telah disalurkan benar-benar dimanfaatkan, dirawat, dan menjadi media untuk meningkatkan wawasan serta budaya literasi masyarakat. Buku harus hadir sebagai sumber pengetahuan yang mudah diakses oleh semua kalangan," ujar Muliati.

Selama pelaksanaan monev, tim juga memberikan pendampingan kepada pengelola di setiap lokasi mengenai pengelolaan pojok baca yang lebih menarik, sistem pencatatan peminjaman yang tertib, serta berbagai strategi untuk meningkatkan minat baca masyarakat.

Berdasarkan hasil evaluasi sementara, seluruh penerima bantuan telah menerima koleksi buku sesuai alokasi yang ditetapkan dan telah menyediakan pojok baca sebagai ruang literasi. Meski demikian, masih diperlukan penguatan melalui promosi literasi dan penyusunan jadwal membaca secara rutin agar tingkat pemanfaatan buku semakin meningkat.

Menurut Muliati, pendampingan akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan di Kota Langsa.

"Kami berharap pojok baca yang telah tersedia di lapas, puskesmas maupun taman bacaan masyarakat dapat berkembang menjadi ruang belajar yang nyaman, aktif, dan mampu menumbuhkan kebiasaan membaca di tengah masyarakat," katanya.

Program Bantuan Bahan Bacaan Bermutu merupakan salah satu langkah strategis Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Langsa dalam mendukung Gerakan Literasi Langsa Juara. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan indeks kegemaran membaca masyarakat sekaligus mencetak generasi yang lebih cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....