Walikota Langsa Canangkan Sensus Ekonomi 2026 Resmi
- 21 Jun 2026 19:27 WIB
- Lhokseumawe
Poin Utama
- Walikota Langsa resmi mencanangkan Sensus Ekonomi 2026.
- Petugas sensus dilepas untuk melaksanakan pendataan lapangan.
- Pendataan berlangsung 15 Juni–31 Agustus 2026.
RRI.CO.ID, KotaLangsa – Walikota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, SE, secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) Kota Langsa sekaligus melepas petugas sensus yang akan bertugas melakukan pendataan di lapangan. Kegiatan berlangsung di Halaman Pendopo Walikota Langsa, Minggu, 21 Juni 2026.
Pencanangan ini menjadi langkah awal pelaksanaan agenda nasional yang digelar setiap sepuluh tahun sekali untuk memotret kondisi perekonomian Indonesia secara menyeluruh. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan, pengambilan keputusan, serta perencanaan ekonomi yang lebih tepat sasaran.

Kepala BPS Kota Langsa, Titiek Zurriyati, S.Si, menjelaskan bahwa pendataan lapangan akan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan menyasar seluruh pelaku usaha, mulai dari UMKM, usaha menengah, usaha besar hingga korporasi, baik yang memiliki lokasi tetap maupun tidak tetap.
Menurutnya, BPS menjamin kerahasiaan seluruh data yang diberikan responden dan memastikan informasi yang dihimpun hanya digunakan untuk kepentingan statistik, bukan untuk kepentingan perpajakan maupun tujuan lainnya.
Dalam sambutannya, Walikota Langsa menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 memiliki nilai strategis bagi daerah, terutama dalam memetakan kondisi ekonomi pasca berbagai tantangan, termasuk dampak bencana hidrometeorologi yang memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat.

"Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar pendataan, tetapi fondasi penting dalam menentukan arah pembangunan dan kebijakan ekonomi daerah di masa depan," ujar Jeffry.
Ia juga menyoroti perkembangan ekonomi digital, transaksi non-tunai, serta munculnya berbagai model usaha baru yang membutuhkan data akurat agar pemerintah mampu menyusun kebijakan yang relevan dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Pemerintah Kota Langsa, lanjutnya, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sensus dan menginstruksikan seluruh perangkat daerah, camat, geuchik, serta unsur pemerintahan lainnya untuk membantu kelancaran proses pendataan di lapangan.
Kepada para petugas sensus, Walikota berpesan agar menjaga integritas, profesionalisme, serta mengedepankan pendekatan yang humanis dalam menjalankan tugas. Ia menegaskan bahwa kualitas data yang dihasilkan sangat bergantung pada ketelitian dan dedikasi petugas di lapangan.
Walikota juga mengajak seluruh pelaku usaha dan masyarakat untuk menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan informasi yang jujur, benar, dan lengkap.
"Data yang akurat akan menghasilkan kebijakan yang tepat. Dengan kebijakan yang tepat, pemulihan dan pertumbuhan ekonomi Kota Langsa dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan," tegasnya.
Dengan pencanangan ini, Pemerintah Kota Langsa bersama BPS berharap Sensus Ekonomi 2026 mampu menghasilkan data berkualitas yang menjadi fondasi kuat dalam mempercepat pembangunan, meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha, serta memperkuat daya saing ekonomi daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....