Gelak Tawa Anak Korban Kebakaran Bersama Bunda PAUD Kota Lhokseumawe
- 20 Mei 2026 09:22 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe — Suasana hangat penuh kasih menyelimuti tenda pengungsian korban kebakaran di Gampong Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, Selasa 19 Mei 2026.
Gelak tawa anak-anak kembali terdengar saat Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kota Lhokseumawe menggelar kegiatan Trauma Healing “Bunda Pulih” bagi 100 anak terdampak musibah kebakaran.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, itu menjadi bentuk kepedulian terhadap kondisi psikologis anak-anak yang masih menyimpan rasa takut, sedih, dan trauma pascakebakaran yang terjadi pada 5 Mei 2026 lalu.

Dengan penuh kelembutan, Yulinda Sayuti berinteraksi langsung bersama anak-anak melalui permainan edukatif, kuis pengetahuan, hingga aktivitas rekreatif yang membuat suasana pengungsian berubah menjadi lebih ceria dan penuh semangat.
“Trauma Healing ini merupakan wujud nyata kepedulian kita bersama agar anak-anak tetap merasa aman, nyaman, serta tidak kehilangan semangat untuk belajar dan bermain,” ujar Yulinda Sayuti dalam sambutannya.

Menurutnya, pemulihan pascabencana bukan hanya membangun kembali rumah yang terbakar, tetapi juga memulihkan hati dan kebahagiaan anak-anak agar mereka dapat kembali menjalani aktivitas dengan penuh percaya diri.
“Kita ingin menghadirkan suasana hangat dan menyenangkan bagi anak-anak agar mereka bisa kembali tersenyum, bermain, belajar, dan menumbuhkan semangat baru dalam menjalani hari-hari mereka,” lanjutnya.
Dalam kegiatan tersebut, beberapa anak juga diberikan kesempatan untuk bercerita mengenai pengalaman yang mereka alami sebagai bagian dari proses pemulihan emosional. Perlahan, suasana haru berubah menjadi keceriaan saat tawa anak-anak mulai pecah di tengah kegiatan berlangsung.

Sesi trauma healing turut difasilitasi oleh Forum Generasi Berencana (GenRe) Kota Lhokseumawe dan Forum Anak Lhokseumawe Kreatif (FALAK) melalui pendekatan edukatif dan rekreatif yang membuat anak-anak merasa lebih nyaman dan terhibur.
Tak hanya itu, Bunda PAUD Kota Lhokseumawe juga menyerahkan bingkisan kepada anak-anak sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril agar mereka tetap semangat di tengah masa pemulihan pascakebakaran.
“Jangan takut dan jangan bersedih terlalu lama ya nak. Kalian semua anak-anak yang kuat, hebat, dan luar biasa. Tetap rajin belajar dan jangan pernah berhenti bermimpi,” pesan Yulinda Sayuti yang juga peraih Penghargaan Wiyata Darma Madya pada Apresiasi Bunda PAUD Nasional 2025.

Selain kegiatan trauma healing, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan dokumen kependudukan secara simbolis kepada warga terdampak kebakaran berupa Kartu Keluarga (KK), KTP, Akta Kelahiran, dan Akta Kematian sebagai bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat korban musibah.
Kegiatan “Bunda Pulih” diharapkan mampu membantu anak-anak korban kebakaran di Gampong Jawa Lama pulih secara perlahan dari trauma, kembali ceria, serta tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan bahagia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....