Wagub Aceh Perkuat Sinergi Ulama–Umara dalam Pembangunan Daerah

  • 03 Mei 2026 10:15 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Bireun - Pemerintah Aceh terus memperkuat kolaborasi dengan kalangan ulama sebagai bagian dari strategi pembangunan berbasis nilai keislaman. Hal ini ditegaskan Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, saat bersilaturahmi ke kediaman Tu Amad di kompleks Dayah Madinatuddinah Miftahussalam, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen,

Kunjungan tersebut turut didampingi anggota DPD RI asal Aceh, Tgk. H. Ahmada, bersama rombongan. Kehadiran Wakil Gubernur yang akrab disapa Dek Fadh itu disambut hangat oleh Tu Amad dan Tu Haidar dalam suasana penuh kekeluargaan dan khidmat.

Silaturahmi ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ruang dialog strategis antara pemerintah dan kalangan ulama. Pertemuan tersebut membahas penguatan peran dayah sebagai salah satu pilar penting dalam pembangunan Aceh.

Dalam kesempatan itu, Fadhlullah menegaskan bahwa hubungan ulama dan umara merupakan fondasi utama dalam menjaga identitas serta keistimewaan Aceh. Ia menyebutkan bahwa sejak masa kesultanan, kedua unsur tersebut telah berjalan beriringan dan saling melengkapi.

“Sejarah Aceh membuktikan, kemajuan peradaban lahir dari sinergi ulama dan umara. Ini adalah kekuatan yang harus terus dijaga dan diperkuat,” ujar Fadhlullah. Sabtu 2 Mei 2026,

Ia juga menambahkan, dayah tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi turut berperan sebagai pusat pembinaan moral, sosial, dan kultural masyarakat. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan ulama dinilai sangat krusial agar pembangunan tetap berjalan sesuai dengan nilai syariat Islam dan kearifan lokal.

Pemerintah Aceh berharap sinergi ini dapat terus diperkuat guna menciptakan pembangunan yang berkelanjutan serta tetap menjaga jati diri daerah sebagai wilayah yang menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....