Bupati Mukhlis Tinjau Proges Jembatan Kutablang dan Teupin Mane

  • 30 Apr 2026 22:09 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Bireuen - Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis, ST bersama pejabat terkait meninjau progres pembangunan dua jembatan baru di Krueng Tingkeum, Kecamatan Kutablang dan Teupin Mane, Kecamatan Juli, dibiayai dengan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), Rabu 29 April 2026.

Bupati H Mukhlis menegaskan bahwa pentingnya percepatan pengerjaan jembatan di jalan Medan-Banda Aceh ini sebagai urat nadi transportasi dan ekonomi masyarakat, dan berharap seluruh tim pelaksana dapat bekerja ekstra agar jembatan bisa segera difungsikan kembali.

"Pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum dan Teupin Mane ini harus terus dikebut pelaksanaannya. Kita ingin akses masyarakat dapat kembali normal secepat mungkin supaya mobilitas ekonomi tidak terhambat," sebutnya.

Bupati juga berharap masyarakat agar bersabar dan target pembangunan jembatan selesai Juli 2026. "Jembatan ini sangat vital, kita harap pengendara angkutan jangan paksakan tonase lebih 30 ton, agar jembatan Baeley ini bertahan sampai selesai dibangun jembatan baru," harapnya.

Project Production Manager (PPM) PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Sutrisno yang didampingi Asisten Barang Milik Negara (BMN) Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Satker Wilayah 1, Fachruddin mengatakan.

Progres jembatan duplikasi Krueng Tingkeum Kutablang sampai hari ini sudah 42 persen, dan seluruh material dibutuhkan tersedia, jumlah pekerja ada 45 orang dan segera 30 orang lagi datang ke Bireuen sehingga target pekerjaan bisa selesai tepat waktu.

Bupati saat melihat jembatan duplikasi Teupin Mane berharap pembangunan jembatan lintas tengah jalan Bireuen - Takengon ini selesai Agustus 2026. "Saya harap kepada pelaksana agar melakukan percepatan pekerjaannya," sebut Bupati Mukhlis.

Sementara itu, Project Manager (PM) PT PP (Persero) Tbk, Reza Azlan mengatakan progres pekerjaan sudah 17 persen, dalam pelaksanaan kendala dihadapi dan ada perlambatan karena faktor alam, hampir satu bulan terakhir ini kondisi debit air sungai naik.

Begitupun pihaknya terus bekerja mengejar progres dan pelaksanaan pembangunan jembatan dan semua alat berat standby di lokasi ini, total pekerja 350 orang dari jumlah itu 100 orang bekerja pembangunan fisik jembatan, terangnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....