Kasus Daycare Kian Meresahkan, Bunda PAUD Lhokseumawe Turun Sidak Keamanan TPA
- 29 Apr 2026 09:34 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Gelombang kasus kekerasan dan kelalaian di sejumlah daycare di Indonesia belakangan ini bukan lagi sekadar peringatan, melainkan alarm keras bagi semua pihak. Tempat yang seharusnya menjadi ruang aman bagi anak justru dalam beberapa kasus berubah menjadi sumber trauma. Kondisi ini mendorong perlunya langkah nyata, bukan hanya reaksi sesaat. Pengawasan, standar pengasuhan, hingga kompetensi tenaga pengasuh kini menjadi sorotan utama.
Di tengah situasi tersebut, Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Yulinda Sayuti, turun langsung melakukan monitoring ke sejumlah Tempat Penitipan Anak (TPA), Selasa, 28 April 2026, guna memastikan aspek keamanan dan kualitas layanan benar-benar terpenuhi.
Kunjungan dilakukan ke beberapa TPA, di antaranya TPA Annasya Adreena. Peninjauan tidak hanya berfokus pada kondisi fisik, tetapi juga menyasar aspek mendasar dalam pengasuhan anak. Yulinda memeriksa fasilitas ruang bermain, kebersihan dan sanitasi, serta sistem pengawasan terhadap anak. Ia juga menilai langsung kualitas interaksi antara pengasuh dan anak, rasio tenaga pengasuh, serta penerapan standar operasional prosedur (SOP).
Tak kalah penting, aspek legalitas dan administrasi lembaga turut menjadi perhatian. Hal ini dinilai krusial untuk memastikan setiap TPA berjalan dalam koridor yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Hasil monitoring menunjukkan masih adanya sejumlah kekurangan yang perlu segera dibenahi, terutama pada aspek perizinan, keamanan, kebersihan, dan kelayakan fasilitas.
“Keselamatan anak adalah hal utama. Tidak boleh ada kelalaian dalam pengelolaan TPA,” tegas Yulinda. Ia menekankan agar seluruh pengelola tidak menunda perbaikan, mengingat setiap celah kelalaian berpotensi berdampak langsung pada keselamatan anak.
Yulinda juga mewawancarai beberapa wali murid yang anaknya dititipkan di TPA Annasya Adreena, guna memastikan orang tua lebih aware atau lebih hati hati dalam memperhatikan tumbuh-kembang anak yang mereka titipkan dan tidak sungkan mengoreksi pihak TPA jika terindikasi melakukan kelalaian sekecil apapun.
Pemerintah Kota Lhokseumawe pun akan melakukan evaluasi lanjutan dalam waktu dekat guna memastikan seluruh rekomendasi benar-benar dijalankan. Langkah ini menjadi sinyal bahwa pengawasan terhadap daycare tidak bisa lagi bersifat sporadis. Di tengah meningkatnya kekhawatiran masyarakat, kehadiran negara melalui pengawasan yang ketat menjadi kunci untuk memastikan setiap anak berada di lingkungan yang aman, layak, dan mendukung tumbuh kembangnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....